Hanura

Menpora Beri Penghargaan Untuk 10 Kota Layak Pemuda

Kemenpora  MINGGU, 29 OKTOBER 2017 , 05:05:00 WIB | LAPORAN: TANGGUH SIPRIA RIANG

Menpora Beri Penghargaan Untuk 10 Kota Layak Pemuda

Menpora Imam/RMOL

RMOL. Sebanyak 10 kota mendapatkan penghargaan sebagai Kota Layak Pemuda 2017 dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI. Kota-kota tersebut dinilai berdasarkan keberpihakan pemerintah setempat terhadap pengembangan generasi muda di kotanya. Pemberian penganugerahan diberikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi di Hotel Grand Inna Padang, Sabtu (28/10) malam.

Menpora Imam Nahrawi mengatakan, kegiatan penganugerahan tersebut merupakan kali pertama diselenggarakan oleh kementerian yang dipimpinnya. Kegiatan tersebut, lanjut Imam, bertujuan untuk memberikan dukungan kepada pemerintah daerah agar selalu berpihak kepada generasi muda di daerah.

"Kota yang mendapatkan penghargaan dinilai dari berbagai aspek, antara lain, dari regulasi, anggaran, fasilitas kepemudaan, program kepemudaan, dan  berbagai aspek lainnya," kata Imam kepada wartawan usai acara Penganugerahan Kota Layak Pemuda 2017.

Kota yang mendapatkan penghargaan Kota Layak Pemuda 2017 tersebut antara lain, Kota Padang, Kota Makassar, Kota Bantaeng, Kota Ternate, Kota Banda Aceh, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Bandung, Kota Jakarta Utara, dan Kota Pontianak. ’’Menpora sama sekali tidak melakukan intervensi terhadap tim penilai. Tim penilai sangat independen dan objektif dalam melakukan penilaian," kata pria asli Madura tersebut.

Imam lebih lanjut menjelaskan, dasar pemikiran dilakukannya kegiatan tersebut dikarenakan pemuda memiliki peranan yang sangat strategis dalam pembentukan karakter bangsa saat ini dan di masa mendatang.

Kelak, lanjut dia, pemuda saat ini akan menjadi pemimpin Indonesia di masa mendatang sehingga pemerintah berkomitmen untuk lebih serius dalam melakukan pembinaan generasi muda.

"Pembinaan generasi muda tidak bisa dilakukan secara parsial, tapi harus menyeluruh dan lintas sektor," katanya.

Lebih lanjut Imam mengatakan, Undang-Undang Kepemudaan saja tidak cukup, Presiden Joko Widodo memberikan perhatian lebih besar kepada kaum muda dengan mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 66 tahun 2017 tentang Pembinaan Kepemudaan.

"Tanggung jawab pembinaan generasi muda pada akhirnya tidak hanya bertumpu pada program Kemenpora saja, melainkan seluruh elemen baik pusat maupun daerah," ujarnya.

Generasi milenial perlu mendapatkan pembinaan secaa khusus mengingat saat ini media sosial dapat menjadi salah satu sumber bencana jika tidak dikelola dengan baik. Media sosial jika dikelola dengan baik dan bijak justru akan menjadi peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan.

Tak kurang dari 1.000 orang datang menghagiri acara tersebut. Turut hadir di acara tersebut Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Jonni Mardizal, Asda I Pemprov Sumbar, Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, para walikota dan perwakilan dari pemenang Kota Layak Pemuda, unsur organisasi Kepemudaan, pelajar dan tokoh masyarakat.[san]

Komentar Pembaca
Wujudkan Pemikiran Bung Karno dan Kim Il Sung
Rizal Ramli, Mengkritik Dengan Solusi

Rizal Ramli, Mengkritik Dengan Solusi

, 20 APRIL 2018 , 13:00:00

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

, 19 APRIL 2018 , 01:12:00

Solidaritas Untuk Rocky Gerung

Solidaritas Untuk Rocky Gerung

, 17 APRIL 2018 , 21:28:00

Di Tengah Cakra Buana

Di Tengah Cakra Buana

, 15 APRIL 2018 , 10:57:00