Kemenpora Ajak Ratusan Pemuda Berdialog Dengan Napi Narkoba

Kemenpora  JUM'AT, 27 OKTOBER 2017 , 22:49:00 WIB | LAPORAN: IHSAN DALIMUNTHE

Kemenpora Ajak Ratusan Pemuda Berdialog Dengan Napi Narkoba

Dialog Dengan Napi Narkoba/RMOL

RMOL. Memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) 2017, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengajak ratusan pemuda berdialog dengan penghuni Lapas kelas 2A Tangerang, Banten.

Ada 50 penghuni lapas, khususnya terpidana kasus narkoba yang melakukan dialog dan berbagi pengetahuan tentang dampak buruk narkoba, baik dari sisi pemakai maupun pengedar. Dialog juga terhubung langsung dengan Menpora Imam Nahrawi melalui sambungan video call.

Untuk diketahui sejak tahun 2017, kemenpora telah mendidik sebanyak puluhan ribu kader anti narkoba. Khusus untuk wilayah Banten ada sekitar 200 kader berkumpul. Acara itu digelar sekaligus menutup agenda pendidikan kader anti narkoba yang telah berlangsung di berbagai titik di Indonesia.

Asisten Deputi Peningkatan Wawasan Kepemudaan Kemenpora, Mulyadi Adnan mengatakan, kegiatan hari ini dibarengkan dengan momentum sumpah pemuda. Hal itu untuk mengingatkan kepada seluruh para pemuda Indonesia bahwa narkoba menjadi salah satu masalah besar  yang harus diperangi.

“Dalam refleksi HSP, pemuda harus tahu narkoba adalah musuh bersama yang harus diperangi, karena itu penting untuk berdialog langsung dengan pecandu ataupun pengedar narkoba,” ujar Mulyadi, Jumat (27/10).

Kader Pemuda Anti Narkoba, kata Mulyadi adalah bentukan Kemenpora. Pada Tahun 2016, terbentuk 1300 kader inti Pemuda Anti Narkoba dan 36.200 Kader Pemuda Anti Narkoba tersebar di 33 Kab/Kota di 3 provinsi yakni Jabar, Jateng dan Jatim.

Sedangkan pada tahun 2017, 1200 kader inti Pemuda Anti Narkoba dan 28.800 Kader Pemuda Anti Narkoba, tersebar di 30 Kab/Kota di 5 Provinsi Sumatera Selatan, Yogyakarta, Sulawei Selatan, Nusa Tenggara Barat dan Banten. Puluhan pemuda itu mengikuti proses penempaan dari Kemenpora, mereka diberi mandat untuk menjaring pemuda lainya untuk memerangi peredaran narkoba di Indonesia.

“Terdapat 1.200 kader inti, di daerah masing–masing mereka akan menjaring kader pemuda anti narkoba lainnya hingga terbentuk 28.800 Kader Pemuda Anti Narkoba pada Tahun 2017 ini,” kata Mulyadi.

Mulyadi juga menjelaskan, peserta yang menjadi peserta pelatihan wajib menjalani tes urine. Dengan begitu, bisa dipastikan seluruh pemuda yang menjadi binaan Kemenpora adalah mereka yang berkomitmen kuat untuk memerangi narkoba.

Bersamaan dengan dialog bersama narapidana kasus narkoba, Menpora Imam juga berdialog dengan Pemuda Indonesa lainnya di 9 wilayah yang berbeda melalui sambungan Video Call.

Agenda puncak HSP 2017 dengan tema ‘Berani Bersatu’ itu melibatkan pemuda difable yang dilaksanakan di Kantor Pusat kemenpora, Jakarta Pusat. Kemenpora juga memberikan penghargaan kepada Pemuda berprestasi 2017.[san]

Komentar Pembaca
JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

, 19 JANUARI 2018 , 21:00:00

Sri Mulyani Bikin Indonesia Rugi Ratusan Triliun
Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

, 18 JANUARI 2018 , 16:05:00

Desak Bamsoet Mundur

Desak Bamsoet Mundur

, 18 JANUARI 2018 , 21:29:00

Pelantikan KSAU Baru

Pelantikan KSAU Baru

, 18 JANUARI 2018 , 01:04:00