AAGN Puspayoya: Gerakan Koperasi Di Masa Depan Akan Terus Berkembang

Kemenkop dan UKM  MINGGU, 08 OKTOBER 2017 , 22:42:00 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

AAGN Puspayoya: Gerakan Koperasi Di Masa Depan Akan Terus Berkembang

Foto; Humas Kemenkop

RMOL. Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga optimis gerakan koperasi akan semakin berkembang luas di masa depan. Itu ditunjukan dengan antusias dan gairah generasi muda yang cukup tinggi.

"Saya merinding menyaksikan deklarasi pemuda dan pemudi Kota Tangerang Selatan yang menyatakan siap mendukung gerakan koperasi, artinya mereka menaruh harapan besar pada gerakan koperasi sebagai alat peningkatan kesejahteraan sekaligus pemerataan,"kata Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga, dalam peringatan Hari Koperasi Daerah (Harkopda) Kota Tangerang Selatan di Tangsel, Minggu (8/10).

Turut hadir dalam acara itu Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharam, Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, Wakil Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, Pejabat dari Dekopinda Provinsi Banten, Dekopinda Tangsel dan Plt Kadis Koperasi Tangsel Dahlia Daniek.

"Saya memberikan apresiasi tinggi pada Ibu Walikota Tangsel dan jajarannya, yang sangat mensupport gerakan koperasi tak hanya untuk masyarakat Tangsel, namun juga sampai ke pelajar dan mahasiswa," aku Puspayoga.

Puspayoga menambahkan, minat tinggi generasi muda Tangsel akan berkoperasi,  juga terjadi di sejumlah daerah. Misalnya saat kunjungannya ke  Semarang beberapa waktu lalu, dimana 3.700  dari 4.000 mahasiswa baru Universitas Islam Walisongo Semarang, menyatakan ingin berkoperasi.

"Dengan tingginya minat generasi muda untuk berkoperasi, dan sosialisasi gerakan koperasi secara masif, saya optimis dimasa datang kontribusi koperasi terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) perekonomian Indonesia makin besar," katanya.

Lebih lanjut Puspayoga menguraikan saat ini saja kontribusi koperasi terhadap PDB sudah sebesar 4 persen (per akhir 2016) atau naik dibanding 2014 yang masih 1,71 persen.

Kenaikan juga terjadi pada rasio wirausaha, dimana kini sudah menjadi 3,01 persen (7,8 juta dibanding 2014 yang masih 1,55 persen) .

Menurut Menkop dan UKM, dengan berkembangnya Koperasi dan UKM  akan menjadi alat vital untuk terjadinya pemerataan kesejahteraan.

"Pemerintahan sekarang tak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi saja namun juga berupaya terjadi pemerataan kesejahteraan dan Koperasi  dan UKM menjadi alat yang cocok untuk terjadinya pemerataan tersebut."

Saat ini gini ratio (kesenjangan pendapatan) sudah turun menjadi 0,39 persen dibanding sebelumnya 0,41 persen. Dan pada 2018 diharapkan turun menjadi 0,36 persen.

Puspayoga mendukung tekad Pemda Kota Tangsel yang akan menjadikan Tangsel sebagai Kota Koperasi, dengan 1 koperasi 1000 UKM.

"Ini sejalan dengan program reformasi, dimana untuk menjadi koperasi berkualitas, lebih baik sedikit koperasi namun banyak anggotanya," tambahnya.

Saat ini  tercatat ada 75 ribu koperasi yang sehat, 75 ribu koperasi yang kurang sehat, dan hampir 50 ribu koperasi yang dibubarkan. [wid]


JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

, 19 JANUARI 2018 , 21:00:00

Sri Mulyani Bikin Indonesia Rugi Ratusan Triliun
Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

, 18 JANUARI 2018 , 16:05:00

Desak Bamsoet Mundur

Desak Bamsoet Mundur

, 18 JANUARI 2018 , 21:29:00

Pelantikan KSAU Baru

Pelantikan KSAU Baru

, 18 JANUARI 2018 , 01:04:00