Verified

Salahkan Amien Rais Soal Amandemen UUD 1945, Try Sutrisno Lupa Sejarah

Politik  SABTU, 23 SEPTEMBER 2017 , 20:49:00 WIB

RMOL. Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) MPR RI menyesalkan pernyataan Try Soetrisno terkait kiprah politik Amien Rais dalam amandemen UUD 1945. Sebagai tokoh nasional, tidak sepantasnya Try Soetrisno menyampaikan hal itu di ruang publik. Apalagi, pernyataan itu diduga tidak jelas arah dan esensinya.

"Sebagai mantan wakil presiden, semestinya pak Try tahu persis apa yang terjadi pada kisaran tahun 1998-1999. Reformasi itu adalah keharusan dan tuntutan semua orang. Termasuk salah satu amanat reformasi adalah melakukan amandemen terhadap UUD 1945," ujar Sekretaris FPAN MPR RI Saleh Partaonan Daulay kepada Kantor Berita Pemilu, Sabtu (23/9).

Dia menilai, hal itu merupakan bagian dari amanat rakyat. Sehingga, politisi dari berbagai pihak diharuskan untuk menjalankannya. Termasuk, pada waktu itu, fraksi TNI/Polri.
 
Namun demikian, perlu dipertegas dan diperjelas, bahwa seluruh rumusan amandemen adalah kesepakatan seluruh fraksi. Tidak ada satu orang, bahkan satu fraksi tertentu yang dominan dalam pembahasannya. Tentu saja Amien Rais yang waktu itu memiliki posisi sebagai ketua MPR juga tidak bisa mendikte semua anggota MPR RI.

"Jadi kalau ada yang menyalah-nyalahkan Amien Rais, berarti ada yang melupakan sejarah. Itu juga sama dengan menyalahkan rakyat yang memang menginginkan amandemen," sesalnya.

Perlu diketahui, lanjut Saleh, bahwa di luar sana banyak sekali masyarakat yang menyambut gembira amandemen UUD 1945. Dengan amandemen itu, ada banyak perubahan dalam sistem politik dan ketatanegaraan Indonesia.

Termasuk menganulir kepemimpinan seorang presiden lebih dari dua periode. Selain itu, dengan amandemen, sistem demokrasi Indonesia menjadi lebih terbuka. Sehingga, kesempatan untuk mengisi jabatan-jabatan politik terbuka lebar bagi semua pihak.

"Mungkin ada beberapa aspek dalam reformasi yang dirasa tidak pas saat ini. Jika itu yang disebut, semestinya yang disuarakan adalah adanya amandemen lanjutan untuk menyempurnakan dan menambal yang dianggap tidak pas itu. Bukan malah menyalah-nyalahkan dan seolah semua yang dilakukan membawa kemunduran besar bagi Indonesia," urainya.

Pihak PAN yakin, bahwa Amien Rais sangat terbuka untuk mendiskusikan persoalan ini kepada siapa saja. Termasuk kepada Try Soetrisno yang juga dianggap bagian penting dari sejarah reformasi itu. Hanya saja, diskusi seperti itu harus dilakukan secara baik-baik tanpa ada niat dan pretensi untuk saling menyalahkan.

"Jangan dengan mudah menyebut pengkhianat bangsa. Sebab, orang lain juga tahu sejarah. Orang lain juga punya penilaian sendiri siapa yang berjasa dan siapa yang berkhianat," pungkasnya.

Untuk diketahui, pernyataan Saleh tersebut merupakan tanggapan terkait ucapan Try Sutrisno yang sempat bicara keras soal mantan Ketua MPR Amien Rais. Khususnya, saat menyampaikan pidato di Silaturahmi Nasional TNI, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (22/9) kemarin.

Wakil Presiden keenam Indonesia itu mengungkapkan kekesalannya kepada Amien saat amandemen UUD 1945 di era reformasi. Try mengaku pernah mengingatkan Amien bahwa usulan melakukan amandemen UUD 1945 adalah sebuah langkah yang salah.

"Kemarin ada itu, saya tangkap itu, karena itu kita selalu ingatkan Amien Rais waktu amandemen empat kali dan sekarang Amien Rais mengaku salah," ujar Try saat itu.

Kekecewaan Try kepada Amien bertambah karena hasil amandemen tidak dilakukan oleh MPR. Apalagi saat itu Amien merupakan Ketua MPR. Try bahkan menyebut Amien sebagai pengkhianat bangsa karena tak konsisten menerapkan amandemen UUD.

"Tetapi setelah terjadi diketok dan empat kali diamandemen itu, kesepakatan semuanya tidak dijalankan oleh MPR sesuai catatan kita. Kalau kata orang Pak Ali Sadikin lebih keras bicara, pengkhianat bangsa ini Amien Rais," kata Try. [sam]

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
25%
Kocak
Kocak
25%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
25%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
25%

Komentar Pembaca
AHY Kandidat Terkuat Demokrat

AHY Kandidat Terkuat Demokrat

, 20 OKTOBER 2017 , 19:00:00

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

, 20 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Sigit Diperiksa KPK

Sigit Diperiksa KPK

, 20 OKTOBER 2017 , 03:50:00

Salat Maghrib Berjamaah

Salat Maghrib Berjamaah

, 21 OKTOBER 2017 , 00:50:00

Tumpeng Ulang Tahun

Tumpeng Ulang Tahun

, 21 OKTOBER 2017 , 02:25:00