Verified

Ternyata, KPK Sudah Geledah Rumah Dan Kantor Syafruddin

Hukum  RABU, 20 SEPTEMBER 2017 , 20:42:00 WIB | LAPORAN: LILIS VARWATI

Ternyata, KPK Sudah Geledah Rumah Dan Kantor Syafruddin

Ilustrasi/net

RMOL. Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penyidikan kasus penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI).

Jurubicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan tim sudah menggeledah dua titik di lokasi berbeda pada Senin lalu (18/9).

"Untuk pengembangan penyidikan  BLBI dengan tersangka SAT (Syafruddin Arsyad Temenggung), tim penyidik, Senin 18 September, melakukan penggeledahan di dua lokasi," kata Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (20/9).

Salah satu lokasi yang digeledah merupakan rumah Syafruddin di wilayah Cipete, Jakarta Selatan.

Syafruddin merupakan mantan kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Ia menjabat sebagai Kepala BPPN sejak 2002. Pada Mei 2002, Syafruddin mengusulkan agar Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) menyetujui perubahan atas proses litigasi terhadap kewajiban obligor menjadi restrukurisasi atas kewajiban penyerahan aset oleh obligor kepada BPPN sebesar Rp 4,8 triliun.

Restrukturisasi adalah Rp 1,1 triliun dinilai sustainable dan ditagihkan kepada petani tambak. Sedangkan Rp 3,7 trliun tidak dilakukan pembahasan dalam proses restukturisasi. Akibatnya, negara mengalami kerugian Rp 3,7 triliun.

Selain rumah Syafruddin, KPK juga menggeledah kantor PT Fortius Investment Asia di jalan Raden Patah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kantor tersebut merupakan milik Syafruddin. Penggeledahan dilakukan oleh dua tim sejak pukul 10.00-17.00 WIB.

"Dari kedua lokasi penyidik menyita sejumlah dokumen. Dokumen ini akan dipelajari lebih lanjut oleh tim untuk mendukung proses penyidikan yang dilakukan," katanya. [ald]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
AHY Kandidat Terkuat Demokrat

AHY Kandidat Terkuat Demokrat

, 20 OKTOBER 2017 , 19:00:00

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

, 20 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Sigit Diperiksa KPK

Sigit Diperiksa KPK

, 20 OKTOBER 2017 , 03:50:00

Salat Maghrib Berjamaah

Salat Maghrib Berjamaah

, 21 OKTOBER 2017 , 00:50:00

Kritisi Jokowi-JK

Kritisi Jokowi-JK

, 21 OKTOBER 2017 , 05:01:00