Rita Widyasari

Habib Rizieq Masih Kerasan

Politik  KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 , 10:04:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Habib Rizieq Masih Kerasan

Rizieq Shihab/Net

RMOL. Sudah empat bulan Rizieq Shihab berada di Arab Saudi. Tersangka kasus dugaan chat mesum dengan Firza Husein itu beralasan tengah menunaikan ibadah haji. Kini, musim haji sudah lewat. Akankah Imam Besar FPI ini pulang?

Pengacara Rizieq, Kapitra Ampera menyebut, kliennya berencana kembali ke Tanah Air pada 22 September mendatang. Namun, namanya rencana, bisa saja berubah. "Yang pasti hanya Allah. Kita tidak boleh mendahului takdir. Tapi rencananya tangal 22 September Habib mau pulang," ujarnya, kemarin.

Menyambut kedatangan Rizieq, Kapitra menyebut bakal ada 20 juta orang yang menyambutnya di Bandara Soekarno Hatta. Puluhan juta orang itu akan memadati sepanjang ruas tol dari Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng hingga Bekasi, Jawa Barat.

"Kalau 20 juta yang nyambut berarti kan kepalanya ada di Cengkareng, buntutnya itu bisa sampai Bekasi Barat," tutur Kapitra memperkirakan.

Rencana kepulangan Rizieq pada akhir September ini juga diungkapkan Ketua Bantuan Hukum FPI Sugito Atmo Pawiro mengungkapkan. amun, dia belum mengetahui tanggal pastinya. "Saya juga masih tunggu kabar dari Habib, kapan beliau akan pulang ke sini," ungkap Sugito.

Namun, dikonfirmasi terpisah, Juru Bicara FPI Slamet Ma'arif mengaku belum mendengar rencana kepulangan lelaki kelahiran 24 Agustus 1965 itu. "Saya belum dengar berita itu, terakhir saya komunikasi nggak ada pembicaraan itu. Jadi sampai sekarang saya belum dengar," ujarnya, kemarin.

Slamet sempat menanyakan soal kepulangan itu langsung kepada Rizieq via aplikasi pesan Whatsapp. Namun, hanya dibalas dengan emoticon senyum. "Kalau beliau mau pulang pasti kabar ke kita, nggak mungkin nggak kasih kabar. Kalau sudah positif rencana pulang tanggal berapa beliau pasti confirm ke kami," tutur Slamet.

Jika sudah ada rencana kepulangan, DPP FPI tentu akan menyiapkan acara penyambutan Rizieq. Saat ini, DPP FPI masih sepi-sepi saja. "Apa yang mau dipersiapkan, mereka belum dengar rencana kepulangan Habib," tandasnya.

Sementara Sekjen FPI DKI Jakarta Novel Bamukmin mengatakan, rencana kepulangan Rizieq pada 22 September itu belum bisa dipastikan. Sebab, permintaan Rizieq agar kasus-kasus hukum yang menjeratnya dihentikan, belum dipenuhi pihak kepolisian. "Tanggal 22 itu tak bisa dipastikan, karena saat ini belum ada surat SP3 yang diterbitkan. Jadi, kalau belum ada SP3, nggak bakalan pulang," tegas Novel.

Untuk diketahui, ada enam laporan yang menjerat Rizieq. Pertama, dalam kasus dugaan chat WhatsApp berkonten pornografi dengan Firza Husein. Dalam kasus ini, Rizieq sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kemudian, Rizieq dilaporkan ke polisi atas ceramahnya yang menyinggung Tuhan serta umat agama tertentu. Ia juga dilaporkan mengenai penghasutan atas ucapannya soal uang rupiah baru emisi 2016 bergambar palu arit.

Tak hanya itu, hansip di Jakarta dan Kalimantan Timur melaporkan Rizieq lantaran atas salah satu ceramahnya ia dianggap menghina eks Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochamad Iriawan dan kalangan hansip. Rizieq juga dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri lantaran dianggap mengancam akan membunuh pendeta. Sedangkan di Jawa Barat, dia dilaporkan di tiga kasus: dugaan pelecehan budaya Sunda; penodaan Pancasila; dan penyerobotan tanah. "Kalau ada SP3 mungkin bisa jadi 22 September pulang atau bisa lebih cepat. Patokannya SP3 itu," ujar Novel.

Novel menduga, kasus-kasus hukum yang menyeret Rizieq merupakan alat kepentingan politik pemerintah untuk membungkam Rizieq dari Pilkada hingga Pilpres 2019. Padahal, menurutnya, Rizieq tidak ada ambisi politik. "Cuma posisi Rizieq yang dipercaya umat jadi ancaman bagi penguasa untuk tunduk kepada cukong-cukong," tegasnya.

Jika kepolisian tak juga mau mengeluarkan SP3, Rizieq baru akan pulang jika Presiden Joko Widodo turun dari jabatannya. "Iya, sampai Presiden Jokowi turun dari jabatannya," tandasnya. ***
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
100%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Panglima TNI Dinilai Tidak Tahu Prosedur

Panglima TNI Dinilai Tidak Tahu Prosedur

, 25 SEPTEMBER 2017 , 19:00:00

Info Panglima TNI Tidak Akurat, So What?

Info Panglima TNI Tidak Akurat, So What?

, 25 SEPTEMBER 2017 , 15:00:00

Barbuk OTT Suap Wali Kota Cilegon

Barbuk OTT Suap Wali Kota Cilegon

, 24 SEPTEMBER 2017 , 02:20:00

Kang Emil Di Gunung Padang

Kang Emil Di Gunung Padang

, 24 SEPTEMBER 2017 , 08:04:00

Kontes Domba Berhias

Kontes Domba Berhias

, 24 SEPTEMBER 2017 , 08:46:00