Rita Widyasari

RNI Ngeluh Aktivitas Operasi Pabrik Gula Jatijujuh Terganggu

Lahan Diduduki Anggota LSM

Ekbis  KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 , 08:06:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

RNI Ngeluh Aktivitas Operasi Pabrik Gula Jatijujuh Terganggu

Pabrik Gula Jatijujuh/Net

RMOL. Anak perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), PT PG Rajawali II kembali mengalami gangguan aktivitas di Pabrik Gula (PG) Jatitujuh, Majalengka di lahan HGU tebu berlokasi di Kabupaten Indra­mayu. Pasalnya, puluhan massa yang diduga anggota LSM Fo­rum Komunikasi Masyarakat Indramayu Selatan (F-Kamis) menduduki lahan tersebut.

General Manager PG Jatitu­juh, Adang Sukendar Djuanda mengatakan, untuk kesekian kalinya sekelompok warga yang diduga anggota LSM F-Kamis menduduki kebun dan menghentikan paksa setiap aktivitas operasional on farm pabrik gula (PG) mulai dari kegiatan tanam, pemeliharaan tebu sampai proses pasca panen tebu (harvester).

"Hal tersebut dapat berakibat fatal karena mengganggu proses giling tebu dan mengancam keselamatan para pekerja," ujarnya.

Selain itu, massa juga melaku­kan berbagai tindakan melawan hukum dengan menyerobot dan mengambil alih sebagian lahan HGU PG Jatitujuh yang meru­pakan aset milik Negara.

"Mereka menguasai sebagian areal HGU pabrik gula Jatitujuh dengan melakukan pematokan dan mengklaim tanah tersebut milik mereka. Tidak hanya itu, mereka melakukan perusakan tanaman tebu, sarana pompa air, dan gubuk kebun tempat istirahat para karyawan pabrik gula yang notabene merupakan warga sekitar perkebunan itu sendiri," jelasnya.

Ia menambahkan, dalam aksi tersebut para oknum massa juga selalu membawa senjata tajam, bahkan tidak segan-segan mengancam setiap orang yang menghalangi kegiatan mereka di lapangan.

Meski demikian, pihak PG sendiri tidak tinggal dalam me­nyikapi aksi tersebut, saat ini, manajemen sudah melakukan langkah hukum dengan melapor­kan tindak pidana tersebut ke Polres Indramayu.

Ke depan, sebagai upaya pencegahan pihaknya juga telah melakukan kerja sama dengan Brimob untuk menjaga keamanan areal, serta berkoordinasi dengan Muspida, Kapolres, Dandim, dan Pemerintah Kabupaten setempat.

"Kami sudah membuat permo­honan tertulis kepada Kapolres Indramayu dan Kapolda Jawa Barat untuk meminta perlindungan dari gangguan eksternal yang bisa menghambat aktivitas pabrik, terlebih saat ini kami tengah menggenjot produktivitas gula PG Jatitujuh dalam rangka mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada gula," katanya.

Sebagaimana diketahui, PT PG Rajawali II Unit PG Jatitujuh memanfaatkan areal lahan HGU dan Tebu Rakyat (TR) PG Jatitu­juh berada di wilayah Kabupaten Indramayu, Majalengka, dan Sumedang.

Sasaran internal PG Jatitujuh dalam giling 2017 ini adalah mencapai rendemen 8 persen. Total penyerapan tenaga kerja yang terlibat dalam Tebang- Giling PG Jatitujuh ini mencapai lebih dari 11.000 orang dengan perputaran uang mencapai lebih dari Rp 112 miliar. ***
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Panglima TNI Dinilai Tidak Tahu Prosedur

Panglima TNI Dinilai Tidak Tahu Prosedur

, 25 SEPTEMBER 2017 , 19:00:00

Info Panglima TNI Tidak Akurat, So What?

Info Panglima TNI Tidak Akurat, So What?

, 25 SEPTEMBER 2017 , 15:00:00

Barbuk OTT Suap Wali Kota Cilegon

Barbuk OTT Suap Wali Kota Cilegon

, 24 SEPTEMBER 2017 , 02:20:00

Kang Emil Di Gunung Padang

Kang Emil Di Gunung Padang

, 24 SEPTEMBER 2017 , 08:04:00

Kontes Domba Berhias

Kontes Domba Berhias

, 24 SEPTEMBER 2017 , 08:46:00