Hanura

RS Mitra Keluarga Mangkir Panggilan KPAI

Nusantara  RABU, 13 SEPTEMBER 2017 , 17:05:00 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

RS Mitra Keluarga Mangkir Panggilan KPAI

RMOL

RMOL. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyayangkan ketidakhadiran pihak Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres untuk memberi keterangan terkait kematian bayi Tiara Debora Simanjorang (4 bulan).

"Sangat kami sayangkan tidak hadirnya pimpinan rumah sakit tersebut pada hari ini untuk memberikan penjelasan tentang kematian bayi Debora," kata Komisioner KPAI Susanto dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta (Rabu, 13/9).

Menurutnya, KPAI telah mengundang pimpinan RS Mitra Keluarga Kalideres untuk datang dan memberikan keterangan secara utuh terkait sistem layanan dan pelayanan yang telah diberikan pihak rumah sakit tersebut kepada bayi Debora. Kehadiran pihak RS Mitra Keluarga sangat dibutuhkan sebagai konfirmasi dan pendalaman intensif atas laporan pengadu.

"Namun tampaknya hari ini pimpinan rumah sakit tersebut belum memungkinkan untuk hadir. KPAI akan jadwalkan ulang dalam waktu dekat," jelas Susanto.

Dia menambahkan, dalam melaksanakan tugas pengawasan terhadap penyelenggaraan perlindungan anak, KPAI serius menangani kasus kematian bayi Debora pada 3 September lalu. Maka itu, KPAI juga akan mengundang Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk menggali informasi terkait upaya yang selama ini dilakukan dalam memastikan layanan kesehatan menuju layanan kesehatan yang ramah anak.

"Secara khusus akan menggali informasi hasil investigasi yang telah dilakukan terkait kasus bayi Debora," pungkas Susanto. [wah] 

Komentar Pembaca
Pianis Muda Indonesia Peraih Penghargaan Internasional
Jadi Presiden, Ini Program Rizal Ramli

Jadi Presiden, Ini Program Rizal Ramli

, 21 APRIL 2018 , 11:00:00

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

, 19 APRIL 2018 , 01:12:00

Solidaritas Untuk Rocky Gerung

Solidaritas Untuk Rocky Gerung

, 17 APRIL 2018 , 21:28:00

Sepakati Hak Perangkat Desa

Sepakati Hak Perangkat Desa

, 16 APRIL 2018 , 21:46:00