Verified

Polda Metro Tetapkan Jeremy Thomas Sebagai Tersangka Kasus Tanah

Blitz  SABTU, 12 AGUSTUS 2017 , 08:30:00 WIB | LAPORAN: TANGGUH SIPRIA RIANG

Polda Metro Tetapkan Jeremy Thomas Sebagai Tersangka Kasus Tanah

Jeremy Thomas/Net

RMOL. Aktor sinetron Jeremy Thomas resmi ditetapkan tersangka oleh pihak Polda Metro Jaya (PMJ). Khususnya, terkait kasus dugaan penipuan lahan vila di Bali.

"Benar (sudah ditetapkan tersangka)," kata Kabid Humas PMJ, Kombes Argo Yuwono, saat dikonfirmasi, Sabtu (11/8).

Meski demikian, Argo tidak merinci kapan polisi menetapkan Jeremy sebagai tersangka. Sebelumnya, kasus tersebut sempat ditangani Polda Bali. Namun, akhirnya dilimpahkan ke PMJ.

Hanya saja, Argo tidak menyebut waktu pasti pelimpahan berlangsung. Menurutnya, saat pelimpahan dari Polda Bali ke PMJ, status Jeremy masih terlapor.

Pelimpahan dilakukan karena polisi menilai dugaan tindak pidana itu terjadi(Locus Delicti) di Jakarta. "Locusnya di Jakarta," tutur Argo.

Seperti diketahui, kasus dugaan penipuan terkait pembelian vila ini mencuat pada 2015.

Saat itu, seorang rekan bisnis Jeremy bernama Patrick Alexander melaporkannya ke Polda Bali. Sengketa antara keduanya pernah dibawa ke pengadilan dan dimenangkan Jeremy.

Belakangan, Patrick kembali melaporkan Jeremy. Polisi pun menetapkannya sebaga tersangka. Bukannya membawa kasus ini hingga ke pengadilan, Polda Bali malah melimpahkan kasus ini ke PMJ.

Dalam perkara ini Jeremy diancam Pasal 378 KUHP terkait penipuan. Jika terbukti bersalah, tersangka terancam hukuman paling lama empat tahun penjara. [sam]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
AHY Kandidat Terkuat Demokrat

AHY Kandidat Terkuat Demokrat

, 20 OKTOBER 2017 , 19:00:00

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

, 20 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Sigit Diperiksa KPK

Sigit Diperiksa KPK

, 20 OKTOBER 2017 , 03:50:00

Salat Maghrib Berjamaah

Salat Maghrib Berjamaah

, 21 OKTOBER 2017 , 00:50:00

Kritisi Jokowi-JK

Kritisi Jokowi-JK

, 21 OKTOBER 2017 , 05:01:00