Verified

Kenaikan Garam Dikhawatirkan Menyebabkan Inflasi

DPD RI  KAMIS, 27 JULI 2017 , 17:35:00 WIB | LAPORAN: SAMRUT LELLOLSIMA

Kenaikan Garam Dikhawatirkan Menyebabkan Inflasi

Foto: Istimewa

RMOL. Melonjaknya harga garam di sejumlah daerah dikhawatirkan akan berimbas pada perekonomian Indonesia.

Hal itu disampaikan Ketua Komite II DPD RI Parlindungan Purba saat melakukan tinjauan ke Pasar Bandungan Hilir, Jakarta Pusatm Kamis (27/7).

Dalam tinjauan tersebut, dia sempat bertanya-tanya kepada para penjual dan pembeli di Pasar Bendungan Hilir.

Memang para pembeli sangat keberatan melonjaknya harga garam beberapa hari ini. "Saya pikir ini bisa menyebabkan inflasi pada perekonomian kita. Saya memahami masalah garam, dimana pemerintah harus serius menyikapinya,” jelas dia.

Parlindungan menjelaskan, beberapa hari lalu ada penyetopan impor garam ke Indonesia. Sayangnya, pemerintah tidak membuat pemetaan dampak dari penyetopan garam ini.

"Saya berfikir pemerintah harus membuat pemetaan dan perencanaan. Kalau di bidang pangan berhasil kenapa disektor garam justru sebaliknya,” jelasnya.

Senator asal Sumatera Utara itu juga memahami bahwa sektor garam ini banyak berasal dari pulau Jawa terutama Jawa Timur. Untuk itu, pemerintah harus bisa memikirkan kembali atau men-design kembali industri garam di Indonesia.

"Karena bagaimana pun garam sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Sehingga kebutuhan garam kita cukup besar maka berdampak pada perekonomian kita,” jelas dia.

Berdasarkan pantauan di Pasar Bendungan Hilir, memang kenaikan harga garam mencapai 50 persen-70 persen.

"Ini baru contoh di Jakarta, bagaimana daerah lain karena Jakarta. Kami juga berharap pemerintah daerah harus memberikan masukan-masukan kepada pemerintah,” tutur Parlindungan.

Selain itu, Ketua Komite II DPD RI ini berharap pemerintah sudah memikirkan kenakan ini. "Pemerintah juga harus turun kelapangan untuk memonitor langsung harga garam,” ujarnya.

Kedepan, lanjut dia, Komite II akan mengadakan rapat koordinasi dengan kementerian terkait terkait permasalahan ini. Ini merupakan hal penting apalagi Indonesia sebentar lagi akan menyambut hari kemerdekan pada 17 Agustus maka sudah saatnya Indonesia swasembada pangan, garam, dll.

"Saya kira jika swasembada pangan benar-benar dilakukan. Maka 3 tahun kedepan akan tercapai terutama di sektor garam. Pasalnya Indonesia banyak pantai-pantai yang bisa menghasilkan garam untuk kebutuhan nasional,” tandasnya. [sam]

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Banyak Janji Jokowi Belum Terlaksana

Banyak Janji Jokowi Belum Terlaksana

, 20 OKTOBER 2017 , 13:00:00

Gubernur DKI Jangan Banyak Pencitraan

Gubernur DKI Jangan Banyak Pencitraan

, 19 OKTOBER 2017 , 21:00:00

Khofifah Bahas Anggaran

Khofifah Bahas Anggaran

, 18 OKTOBER 2017 , 01:14:00

Bermain Fidget Spinner Di Luar Angkasa

Bermain Fidget Spinner Di Luar Angkasa

, 18 OKTOBER 2017 , 08:17:00

FGD UU Kewirausahaan

FGD UU Kewirausahaan

, 18 OKTOBER 2017 , 22:17:00