Verified

DPD Dukung Pelestarian Pengenaan Busana Kain Nusantara

DPD RI  RABU, 19 JULI 2017 , 06:37:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

DPD Dukung Pelestarian Pengenaan Busana Kain Nusantara

Jokowi pakai sarung/Net

RMOL. Ketua DPD RI Oesman Sapta mendukung Komunitas Cinta Berkain (KCB) Indonesia yang melestarikan pengenaan busana kain nusantara, termasuk sarung, sebagai warisan leluhur melalui gaya busana kain tradisional (lokal kedaerahan).

Untuk menyosialisasikan busana kain, meningkatkan kecintaan, memberdayakan industri pakaian tradisional, membuka pasar dalam negeri, serta meningkatkan citra perempuan, Oesman mendukung pelestarian budaya bangsa melalui berpenampilan busana kain nusantara, membiasakan diri beraktivitas sehari-hari untuk mengenakan busana kain nusantara, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap adat istiadat busana kain.

"Saya hargai sekali upaya komunitas ini. Kita perbanyak promosi gaya busana kain nusantara. Event-nya harus menarik simpati masyarakat untuk merangsang produksi kain di daerah-daerah. Harus gencar promosi. Saya dukung pakai kain. Kalau bisa, laki-laki pakai kain sarung sehari-hari," ucap Senator asal Kalimantan Barat ini ketika menerima Badan Pengurus Harian KCB Indonesia di ruang kerjanya, Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (18/7).

Audiensi jajaran Badan Pengurus Harian KCB Indonesia ini dipimpin ketua umumnya, Sita Hanimastuty Agustanzil. Sita didampingi antara lain Ketua Panitia Halal Bi Halal KCB Indonesia, Erna Gunawan, dan Bendahara Panitia Halal Bi Halal, Dina Simatupang.

Dalam kesempatan itu, Sita menjelaskan profil KCB Indonesia. "Komunitas kami ingin mengangkat budaya Indonesia, gaya busana kain," ujarnya.

Berdiri tanggal 9 Maret 2014 di Jakarta, Sita yang seorang arsitek bersama sahabat-sahabat dekat yang sepemahaman dalam pelestarian busana sebagai budaya bangsa, membentuk KCB Indonesia. Visinya agar masyarakat Indonesia memiliki jati diri melalui gaya busana kain yang tradisional. Misinya menyosialisasikan busana kain lokal kedaerahan sebagai pakaian keseharian, meningkatkan kecintaan terhadap busana kain lokal kedaerahan, memberdayakan industri pakaian tradisional, membuka pasar sandang dalam negeri, serta meningkatkan citra perempuan Indonesia yang mengenakan busana kain lokal kedaerahan.

Bergantian jajaran menjelaskan strategi KCB Indonesia dalam mencapai visi dan misinya seperti mengenakan busana kain, termasuk sarung, baik sendiri maupun kelompok di setiap kegiatan-kegiatan pertemuan, terutama di tempat-tempat umum. Strategi lainnya, mengenakan gaya busana kain yang serasi, anggun, dan santun, yang nyaman tanpa mengurangi kemudahan bergerak sesuai dengan kebutuhan dan kekinian fashion, serta gaya busana kain yang menarik simpati masyarakat.

Dalam kurun waktu tiga tahun ini, organisasi KCB Indonesia telah berkembang melalui perwakilan di Kota Bandung, Kota Surabaya, Kota Bogor,  Kota Malang, Bali, Kota Mataram, Lombok, dan Sumbawa Besar. Perwakilan di luar negeri seperti San Fransisco dan Perth. Jumlah anggotanya mencapai 3.000 orang, terbanyak di Jakarta dan sekitarnya. [rus/***]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Deddy Mizwar Kepingin Dipinang PDIP

Deddy Mizwar Kepingin Dipinang PDIP

, 16 OKTOBER 2017 , 15:00:00

Fahri Hamzah Siap

Fahri Hamzah Siap "Nyikat" Anies-Sandi

, 16 OKTOBER 2017 , 13:00:00

Bunga Untuk Mantan Gubernur

Bunga Untuk Mantan Gubernur

, 15 OKTOBER 2017 , 00:30:00

Djarot Bicarakan Pilkada Jatim

Djarot Bicarakan Pilkada Jatim

, 15 OKTOBER 2017 , 01:16:00

Bicarakan Pilgub Jatim Di Rumah Mega

Bicarakan Pilgub Jatim Di Rumah Mega

, 15 OKTOBER 2017 , 02:33:00