Hanura

Taksi Online Bawa Perubahan Besar Bagi Perekonomian Indonesia

Ekbis  SELASA, 18 JULI 2017 , 03:42:00 WIB | LAPORAN: SAMRUT LELLOLSIMA

RMOL. Hadirnya taksi online saat ini membawa perubahan besar bagi perekonomian sebagian masyarakat Indonesia, salah satunya seperti yang dirasa oleh Nenden. Ibu rumah tangga 4 anak ini adalah supir taksi online yang sudah 1 tahun bekerja.

Menurut dia, pekerjaannya ini sangat membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Penghasilannya sebagai supir taksi online bisa membiayai anak-anaknya untuk sekolah dan kuliah.

"Alhamdulillah mas, penghasilan saya selama ikut taksi online membantu ekonomi keluarga. Saya bisa menyekolahkan anak-anak saya," ujarnya, Senin (17/7).

Nenden mengaku penghasilannya seminggu sebagai supir taksi online bisa mencapai 3 sampai 4 juta. Tentu ini angka yang cukup besar. Bahkan, kata dia selain untuk biaya keluarga dan sekolah dirinya bisa membayar cicilan mobil.

"Setahun ini saya menjalaninnya dengan enjoy. Dengan penghasilan tersebut bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari. Apalagi suami saya saat ini lagi nganggur," ujarnya.

Banyak suka dan duka selama menjalani profesi sebagai supir taksi online. Menurutnya, selain menambah pengalaman dan wawasan dirinya mengaku banyak memiliki teman.

Terlepas dari suka yang didapatkan tentu ada juga dukanya selama setahun ini. Menurutnya, sedih jika dalam proses penjemputan tiba-tiba di cancel. "Dukanya ya kalo lagi jemput saya kena mancet tiba-tiba dicancel.  Tapi saya tetap jalani, karena saya yakin dengan pekerjaan ini," tegasnya.

Terkait dengan kebijakan adanya kenaikan tarif Nenden mengaku belum merasakannya. "Saya belum merasakan adanya tarif baru, teman-teman juga mengatakan sama. Tapi saya optimis lah meski tarif baru, penumpang tidak akan lari. Tetap taksi online jadi pilihan utama saat ini," tandasnya.

Terpisah driver Gocar, Vidy Adiyanto mengakui jika selama dirinya menjalani sebagai supir taksi online ekonomi keluarganya mulai terangkat. "Lumayan mas, penghasilan  jadi supir taksi online ini. Bisa menyekolahkan anak saya," jelasnya.

Dengan waktu yang fleksibel Vidy mengaku pekerjannya tidak terlalu berat. Dirinya bisa dekat dengan keluarga. "Saya dulu kerja berangkat pagi pulang malem. Berasa jauh dengan keluarga. Selama jadi supir taksi online ini banyak waktu bersama keluarga" ujarnya.

Ditanya berapa penghasilan perbulan, Vidy mengatakan cukup tinggi dibanding dia bekerja di kantor. "Lumayan mas jauh penghasilan saya waktu masih kerja. Sekarang sebulan saya bisa kantongi 7 sampai 9 juta. Itu kalau saya rajin, malas-malasnya 5 juta masih dapet," tegasnya. [sam]

Komentar Pembaca
Dilatih Di Bataliyon Elit Kostrad

Dilatih Di Bataliyon Elit Kostrad

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018

Utamakan Tenaga Kerja Lokal Dong

Utamakan Tenaga Kerja Lokal Dong

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018

Kawal Investasi Strategis!

Kawal Investasi Strategis!

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018

BPJS Tenaga Kerja Kini Gandeng KPK

BPJS Tenaga Kerja Kini Gandeng KPK

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018

Go-Jek Minta Konsumen Waspada Penipuan

Go-Jek Minta Konsumen Waspada Penipuan

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018

Jasa Marga Klaim Nggak Rugi & Proyek Berjalan Sesuai Rencana
TGPF Novel Tergantung Jokowi

TGPF Novel Tergantung Jokowi

, 22 FEBRUARI 2018 , 17:00:00

Unifikasi Dua Korea Bisa Segera Terjadi

Unifikasi Dua Korea Bisa Segera Terjadi

, 22 FEBRUARI 2018 , 11:00:00

SBY Lantik AHY

SBY Lantik AHY

, 18 FEBRUARI 2018 , 00:31:00

Yang Lolos Dan Tak Lolos

Yang Lolos Dan Tak Lolos

, 18 FEBRUARI 2018 , 01:23:00

RR Dikawal Cakra Buana

RR Dikawal Cakra Buana

, 16 FEBRUARI 2018 , 13:26:00