Rita Widyasari

DPD Dukung Program Pasok Pangan Ke Ibu Kota

DPD RI  RABU, 05 JULI 2017 , 16:38:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

DPD Dukung Program Pasok Pangan Ke Ibu Kota

Net

RMOL. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendukung program Kementerian Pertanian dalam menjamin pasokan pangan di Ibu Kota Jakarta. Program dilakukan dengan menunjuk 10 kabupaten/kota di sekitar DKI Jakarta sebagai daerah penyangga kebutuhan pangan. Jika berhasil, Komite II DPD akan menerapkannya di daerah yang kekurangan pangan.

Ketua Komite II DPD Parlindungan Purba menjelaskan, Kabupaten Serang, Lebak, Pandeglang, Sukabumi, Lampung selatan, Lampung Timur, Cianjur, Purwakarta, Subang, dan Karawang akan menjadi daerah yang difungsikan sebagai kantong penyuplai kebutuhan pangan ibu kota.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan pangan sangat penting untuk diprioritaskan. Hal tersebut merupakan komponen dasar dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk pembangunan. Oleh karena itu, Komite II DPD meminta agar pemerintah benar-benar memperhatikan pemenuhan kebutuhan pangan di seluruh daerah.

"Kami mengapresiasi program dari Kementerian Pertanian ini. Melalui program ini, DPD berharap komoditas bahan pangan yang sering diimpor seperti beras, cabai, bawang merah, bawang putih tidak lagi diimpor di masa mendatang. Strategi ini merupakan solusi agar harga dan pasokan pangan di Jakarta tetap stabil dan terjaga. Jika berhasil, kami akan coba terapkan di daerah-daerah," ujar Parlindungan dalam rapat dengan Mentan Amran Sulaiman dan kepala daerah penyangga pangan DKI di Komplek Parlemen, Jakarta (Rabu, 5/7).

Dalam kesempatan yang sama, Senator Rahmijati Jahja juga mengapresiasi program dari Kementan. Dirinya berpesan untuk menyukseskan hal tersebut, Kementan harus meregulasi agar program dapat berjalan dan tidak merugikan kabupaten/kota yang menyangga kebutuhan pangan DKI Jakarta.

"Program ini perlu diorganisir dengan baik dan perlu adanya kebijakan pengetatan impor ke ibu kota agar kabupaten mempunyai akses pasar yang luas. Program ini juga menarik untuk diduplikasi di daerah," ucapnya.

Senada, Senator Habib Ali Alwi menilai DKI Jakarta dapat menjadi tolak ukur keberhasilan program tersebut untuk diterapkan di daerah ke depannya.

"Sebagai anggota DPD kita harus memfasilitasi program ini. Program ini merupakan program kebanggaan, jika ini berhasil yang lain juga akan berhasil," ujarnya.

Mentan Amran Sulaiman sendiri menjelaskan bahwa pihaknya butuh sekitar 200 ribu hektar lahan pertanian untuk mencukupi kebutuhan pangan di DKI Jakarta. Sebagai tindak lanjut terlaksananya pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat Jakarta, pihaknya telah berkerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait.

"Untuk Jakarta kita butuh 200 ribu hektar lahan, dan Kementerian Kehutanan sudah setuju akan itu. Kita akan gunakan hutan produksi untuk memenuhi kebutuhan. Ke depannya kami akan mengintegrasikan dengan sapi," imbuhnya. [wah]

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Solidaritas Indonesia Untuk Kuba

Solidaritas Indonesia Untuk Kuba

, 23 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

Baznas Ajak Berdonasi Sambil Belanja

Baznas Ajak Berdonasi Sambil Belanja

, 22 SEPTEMBER 2017 , 19:00:00

Barbuk OTT Suap Wali Kota Cilegon

Barbuk OTT Suap Wali Kota Cilegon

, 24 SEPTEMBER 2017 , 02:20:00

Persiapan HUT TNI

Persiapan HUT TNI

, 23 SEPTEMBER 2017 , 03:40:00

Tes Urine Di Kemang

Tes Urine Di Kemang

, 23 SEPTEMBER 2017 , 04:14:00