Toleransi Di Malam Takbiran

Sulthan Fathoni  SENIN, 19 JUNI 2017 , 15:25:00 WIB | OLEH: MUHAMMAD SULTON FATONI

Toleransi Di Malam Takbiran
"...dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk yang telah Allah berikan kepadamu..." (QS. al-Baqarah:185)

Di ujung bulan Ramadhan, saat hilal bulan Syawal tampak, masyarakat muslim Indonesia selalu menyuarakan takbir. Gemuruh suara takbir menggema di mana-mana seperti melalui pengeras suara masjid dan musholla; barisan orang di jalan-jalan desa sambil membawa obor; ada juga yang keliling jalan protokol sambil membawa lampu lampion.

Semuanya tampak gembira. Ibadah yang telah mentradisi itu populer dengan sebutan takbiran. Redaksi yang populer dilafadzkan, "Allahu akbar la ilaha illallahu wallahu akbar wa lillahil hamd..."

Takbiran itu sunnah Rasulullah. Waktu takbiran pun diatur terbatas, yaitu sejak matahari terbenam pertanda awal Idul Fitri hingga saat imam takbiratul ihram masuk salat 'ied di esok harinya. Sepanjang waktu itulah biasanya masyarakat muslim Indonesia keluar rumah tumpah ruah di tempat-tempat kumandang takbir, tahmid, tahlil dan tasbih. Dan "takbir" khusus dalam waktu ini lebih diutamakan untuk publikasi hari raya (syiarul yawm) dibanding zikir-zikir yang lain.

Pada tradisi takbiran ini terdapat dua hal penting yang perlu dipahami semua pihak, pertama, masyarakat muslim membanjiri tempat-tempat strategis karena Islam mengajarkan bahwa dalam moment tersebut tidak ada lagi perbedaan antara di masjid, rumah, lapangan, jalan, dan lainnya. Semua tempat itu, menurut para ulama, disunnahkan untuk diselenggarakan takbiran.

Kedua, masyarakat muslim juga sering menggunakan pengeras suara saat takbiran, baik di masjid, di jalan juga di tempat-tempat lain. Imam Taqiyuddin dalam kitab Kifayatul Akhyar menuliskan bahwa takbiran disunnahkan dengan mengeraskan suara (raf'us shawt). Berangkat dari anjuran ini akhirnya sound system difungsikan agar suara asli makin terdengar kuat dan menggelegar.

Kita hidup di Indonesia yang plural. Pada tradisi malam takbiran ini waktu yang tepat mengamalkan ajaran toleransi. Muslim Indonesia perlu mengatur secara baik proses takbiran. Sedangkan non muslim perlu memahami bahwa takbiran itu ritual keislaman bukan bentuk hura-hura. Saat takbiran di jalan, tertiblah agar pengguna jalan tidak terhalangi. Saat menggunakan pengeras suara, gunakan volume secukupnya agar terdengar indah bukan malah menyakitkan telinga.

Di sinilah peran krusial aparat Pemerintah. Masyarakat yang sedang takbiran harus diatur, bukan dihalangi apalagi dilarang. Ruas jalan yang digunakan massa takbiran misalnya, perlu dibagi agar pengguna jalan yang lain juga bisa memanfaatkannya. Begitu juga pengeras suara yang perlu dikontrol agar tetap terdengar indah.

Toleransi di malam takbiran memerlukan dukungan dan keterlibatan semua pihak. Memang tidak mudah menumbuhkan sikap toleran namun kita tidak boleh menyerah untuk terus menghidupkannya. Selamat berpuasa.

Penulis adalah Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)


Komentar Pembaca
<i>Halal Bi Halal</i>

Halal Bi Halal

JUM'AT, 23 JUNI 2017

<i>Lebaran</i>

Lebaran

SELASA, 20 JUNI 2017

<i>Salat Idul Fitri</i>

Salat Idul Fitri

SENIN, 19 JUNI 2017

<i>Salat Taraweh</i>

Salat Taraweh

SABTU, 17 JUNI 2017

<i>Peringatan Nuzulul Qur’an</i>

Peringatan Nuzulul Qur’an

RABU, 14 JUNI 2017

Doa Qunut Dalam Salat Witir Ramadhan
Mahfud MD - Belajar dari Gusdur (Part 5)

Mahfud MD - Belajar dari Gusdur (Part 5)

, 17 DESEMBER 2017 , 19:00:00

Mahfud MD - Kembali ke Kampus (Part 4)

Mahfud MD - Kembali ke Kampus (Part 4)

, 17 DESEMBER 2017 , 17:00:00

PAN Laporkan Arya Wedakarna

PAN Laporkan Arya Wedakarna

, 14 DESEMBER 2017 , 18:58:00

Bunga Dari AM Fatwa

Bunga Dari AM Fatwa

, 14 DESEMBER 2017 , 15:32:00

Ketum Baru Golkar

Ketum Baru Golkar

, 14 DESEMBER 2017 , 05:35:00

Pak Anies, Jual Beli Lahan Sumber Waras Ilegal

Pak Anies, Jual Beli Lahan Sumber Waras Ilegal

Nusantara15 Desember 2017 00:51

Novanto Harus Kembalikan 7,3 Juta Dolar AS Duit E-KTP
Dirut Pertamina Dikecam Hina PGN

Dirut Pertamina Dikecam Hina PGN

Ekbis15 Desember 2017 12:35

Produksi Padi Di Kulon Progo Capai Puluhan Ribu Ton
Istana Iri, Anies Kembali Raih Simpati Umat

Istana Iri, Anies Kembali Raih Simpati Umat

Politik18 Desember 2017 16:13

Jabat Tangan

Jabat Tangan

foto19 Desember 2017 04:52

Komitmen BNN, Pemprov DKI, dan Pengusaha Diskotik Penting untuk Cegah Peredaran Narkoba
Ridwan Kamil Ulur Waktu, PKB Siap Tarik Dukungan
Pamer SKB

Pamer SKB

foto19 Desember 2017 03:46

Lebih Masuk Akal Ridwan Kamil Gandeng Dedi Mulyadi