Mantapkan Sea Games, Menpora Imam Dengarkan Keluhan Atlet Karate Nasional

Kemenpora  JUM'AT, 09 JUNI 2017 , 17:50:00 WIB | LAPORAN: IHSAN DALIMUNTHE

Mantapkan Sea Games, Menpora Imam Dengarkan Keluhan Atlet Karate Nasional

Menpora Imam/RMOL

RMOL. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meninjau Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Karate, di The Bellezza Albergo, Arteri Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Imam mengaku merasa terharu dengan semangat membara para atlet karate disaat sebagian tetap menjalankan puasa Ramadhan dapat menginspirasi bagi keseluruhan pahlawan olahraga untuk tetap berlatih dalam kondisi dan situasi apapun.

"SEA Games sudah didepan mata, Asian Games sudah menanti, persiapan para atlet kian dimatangkan. Alhamdulillah, saya saat ini bisa melihat langsung pelatnas karate yang dipersiapkan untuk SEA Games, Asian Games, bahkan nantinya untuk Olympiade. Ini dapat menginspirasi semua cabang olahraga bahwa atlet selalu siap untuk berlatih dan bertanding dalam situasi dan kondisi apapun," kata Imam, Jumat (9/6).

Kedatangan Menpora Imam juga ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi para atlet atas kondisi yang kurang kondusif akibat tertundanya honor.  Disamping itu kedatangan Imam juga untuk menyerap aspirasi untuk perbaikan dipelbagai hal demi mutu kepelatihan yang lebih baik.

"Hari ini saya datang langsung menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf atas terlambatnya honor kalian selama 2 bulan. Selanjutnya saya akan mencari jalan penyelesaian secepatnya, dan memastikan sekaligus mengistruksikan kepada Deputi agar kedepan kejadian seperti ini tidak boleh terulang kembali," tegas Imam.

Dalam sesi serap aspirasi, Jintar Simanjuntak mewakili para atlet menyampaikan permohonan dukungan terhadap pentingnya try out/basecame training ke Jepang untuk 'kata' dan Perancis untuk 'kumite', pembaruan peralatan, serta asupan nutrisi/suplemen.

Menanggapi permintaan atlet, Imam menegaskan jika Pemerintah memberikan dukungan terhadap try out.

"Ke depan proposal pengajuannya lebih awal lagi agar dapat terprogram dengan baik, demikian juga peralatan dan nutrisi akan diperhatikan," kata Imam.

Sementara Kasatlak PRIMA Achmad Soetjipto melaporkan bahwa pada pelatnas karate ini sedang menjadi pilot project penggunaan alat teknologi baru bernama catapult. Alat tersebut sebagai moving proviling yang merekam seluruh aktifitas saat latihan dan sebagai informasi kepada pelatih untuk menentukan langkah-langkah peningkatan performing atlet.

Sebagai langkah meningkatkan bobot kepelatihan didatangkan juga pelatih asing dari Perancis bernama Thariq Abdesselem mendampingi pelatih yang sudah ada Philip King. Dengan kehadirannya diharapkan bisa menimba ilmu-ilmu baru dimana Perancis saat ini menjadi yang terbaik di Eropa untuk karate khususnya kumite.[san]

Komentar Pembaca
Mahfud MD - Belajar dari Gusdur (Part 5)

Mahfud MD - Belajar dari Gusdur (Part 5)

, 17 DESEMBER 2017 , 19:00:00

Mahfud MD - Kembali ke Kampus (Part 4)

Mahfud MD - Kembali ke Kampus (Part 4)

, 17 DESEMBER 2017 , 17:00:00

PAN Laporkan Arya Wedakarna

PAN Laporkan Arya Wedakarna

, 14 DESEMBER 2017 , 18:58:00

Bunga Dari AM Fatwa

Bunga Dari AM Fatwa

, 14 DESEMBER 2017 , 15:32:00

Ketum Baru Golkar

Ketum Baru Golkar

, 14 DESEMBER 2017 , 05:35:00

Pak Anies, Jual Beli Lahan Sumber Waras Ilegal

Pak Anies, Jual Beli Lahan Sumber Waras Ilegal

Nusantara15 Desember 2017 00:51

Novanto Harus Kembalikan 7,3 Juta Dolar AS Duit E-KTP
Dirut Pertamina Dikecam Hina PGN

Dirut Pertamina Dikecam Hina PGN

Ekbis15 Desember 2017 12:35

Produksi Padi Di Kulon Progo Capai Puluhan Ribu Ton
Istana Iri, Anies Kembali Raih Simpati Umat

Istana Iri, Anies Kembali Raih Simpati Umat

Politik18 Desember 2017 16:13

Jabat Tangan

Jabat Tangan

foto19 Desember 2017 04:52

Komitmen BNN, Pemprov DKI, dan Pengusaha Diskotik Penting untuk Cegah Peredaran Narkoba
Ridwan Kamil Ulur Waktu, PKB Siap Tarik Dukungan
Pamer SKB

Pamer SKB

foto19 Desember 2017 03:46

Lebih Masuk Akal Ridwan Kamil Gandeng Dedi Mulyadi