Berita Politik

Telkom Indonesia
Ramadhan

Negara Lain Bahas Teknologi, Kita Ribut Cantrang & Pupuk

Ekbis  JUM'AT, 19 MEI 2017 , 09:23:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Negara Lain Bahas Teknologi, Kita Ribut Cantrang & Pupuk

Presiden Jokowi/Net

RMOL. Presiden Jokowi geregetan melihat kehidupan sosial masyarakat. Dia menilai, masyarakat Indonesia masih terpaku dan berkutat pada masalah lama yang tidak kunjung selesai. Saling hu­jat dan fitnah pada hal-hal yang tidak produktif.
"Kalau masih berkutat dengan rutinitas ini dan itu, kita akan ditinggal. Saya ingatkan pada ibu/ dan bapak semua, coba kita lihat Elon Musk, berbicara masalah Tesla, mobil masa depan, memindahkan orang dari satu tempat ke tempat yang lain dengan sangat cepatnya," kata Jokowi membuka rapat koordi­nasi nasional (rakornas) pengawasan intern pemer­intah tahun 2017 di Istana Negara, Jakarta, kemarin.

Jokowi mengatakan, In­donesia harus lebih cepat beradaptasi dengan perkembangan dunia. Karena banyak negara kini sudah fokus membahas perkembangan teknologi. Kondisi itu sangat berbeda dengan Indonesia yang terlena dengan rutinitas yang tidak produktif.

Dalam kesempatan ini, Jokowi menyentil masalah di sektor pertanian dan ke­lautan yang tidak kunjung selesai. Yakni, masalah pu­puk, benih, dan cantrang.

"Tiap hari urusan nelayan, masalah cantrang. Petani hadapi masalah pupuk dan bibitnya. Masalah benih enggak rampung-rampung. Nelayan masalah cantrang juga enggak rampung-ram­pung. Kita mau ke mana?" sesal Jokowi.

Jokowi meminta jajaran pemerintah mengubah cara berpikir dan etos kerja.

Soal dukungan anggaran, Jokowi mengatakan pemerintah selalu menaikkan anggaran transfer ke daerah setiap tahunnya. Oleh karena itu, agar anggaran itu bisa mendorong kinerja pereko­nomian, dia meminta dana dialokasikan tepat sasaran.

Bank Pelit Ke Nelayan


Direktur Pengawasan Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Irnal Fiscallutfi menilai, ren­dahnya produktivitas nelayan antara lain mereka masih kesulitan mendapatkan pinja­man perbankan.

Hal tersebut tercermin dari data OJK merangkum rencana bisnis dari 118 bank umum di Indonesia tahun 2017. Dari total rencana target penyaluran kredit perbankan 2017 sebesar Rp 4.995 triliun, penyaluran kredit ke sektor maritim hanya mencapai Rp 61,9 triliun atau 1,24 persen.

Bahkan, jika dirinci ke sektor kelautan dan peri­kanan, rencana total kredit yang disalurkan perbankan tahun ini hanya sebesar Rp16,6 triliun atau hanya 0,03 persen dari total kredit perbankan tahun ini. "Dari total kredit perbankan se­cara nasional, diharapkan pada akhir 2017, ada sekitar Rp 5.000 triliun yang akan disalurkan ke berbagai sek­tor," ujar Irnal. ***
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Resmi Tersangka, Hary Tanoe Akan Diperiksa
Tempat Ahok Bukan Di Mako Brimob

Tempat Ahok Bukan Di Mako Brimob

, 23 JUNI 2017 , 15:00:00

Terima Raja dan Sultan Nusantara

Terima Raja dan Sultan Nusantara

, 22 JUNI 2017 , 03:38:00

Bersama Walikota Tangsel

Bersama Walikota Tangsel

, 22 JUNI 2017 , 02:56:00

TNI Dan Wartawan Bukber

TNI Dan Wartawan Bukber

, 22 JUNI 2017 , 03:57:00