Verified

Oso: Kebathinan DPD Tidak Jauh Beda Dengan APPSI

DPD RI  SELASA, 09 MEI 2017 , 00:21:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Oso: Kebathinan DPD Tidak Jauh Beda Dengan APPSI

Foto/Net

RMOL. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI bersama Asosiasi Pemerintahan Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) melakukan penandatangan nota kesepahaman bersama (MoU). MoU itu dimaksud untuk memajukan kesejahteraan daerah-daerah di Indonesia.

Ketua DPD RI Oesman Sapta mengatakan MoU ini merupakan pengakuan secara eksis terhadap DPD. Namun sayangnya kewenangan sebagai senator dalam sistem bikameral belum terisi.

"Siapa yang bisa mengisi itu? Yaitu tokoh-tokoh terbentuknya DPD," ucapnya di The Westin Hotel, Jakartan, Senin (8/5).

Menurutnya, pada dasarnya yang membentuk DPD adalah para gubernur, bupati, para rektor, mahasiswa, dan lainnya. Jadi DPD dibentuk bukan secara tiba-tiba tapi sesuai dengan kebutuhan daerah.

"Republik ini bisa makmur apabila daerah makmur. Tidak mungkin daerah makmur tanpa ada pemerataan," tegas Senator asal Kalimantan Barat itu.

Ia menambahkan suara kebathinan DPD tidak jauh berbeda dengan APPSI yaitu memajukan daerah. Tentunya, sekarang bagaimana menyatukan DPD dengan daerah.

"Malam ini kita bergabung kembali dengan gubernur, bupati dan walikota. Kita kembali lagi bergabung demi daerah. Dan malam ini juga merupakan malam kebangkitan daerah," ujar Oso sapaan akrab Oesman Sapta.

Selain itu, Oso juga menyinggung Presiden RI Joko Widodo terkait kepeduliannya terhadap daerah-daerah. Presiden selalu memperhatikan infrastruktur di seluruh daerah.

"Pak Jokowi telah datang ke daerah saya enam kali, bahkan dia juga meninjau keperbatasan. Ini merupakan bentuk kepedulian beliau terhadap daerah," lontarnya.

Sementara itu, Ketua APPSI Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa MoU ini merupakan komitmen bangsa Indonesia dari Sabang hingga Marauke. "Tentunya komitmen kita kepada rakyat dan daerah," papar dia.

Gubernur Sulawesi Selatan itu berharap komitmen ini bisa berlangsung dengan cepat antara DPD dan seluruh gubernur. Bahkan, komitmen ini juga sebagai round table seluruh provinsi di Indonesia.

"Ini sekaligus untuk menyikapi tantangan bangsa kita yang saat ini tengah dihadapi. Saya yakin pertemuan ini sangat penting," jelasnya.

Ke depan, lanjutnya, komitmen-komitmen yang semakin dalam ini bisa memposisikan diri kita terhadap bangsa. Selain, tidak ada lagi posisi gubernur dengan DPD tidak ada lagi sekat-sekat.

"Kita percaya bangsa ini sangat besar dan tentunya tantangan juga semakin besar. Maka dengan membangun kekayan yang besar ini bisa didorong secara maksimal dan menghadirkan pemerintah yang bekerja untk kepentingan daerah. Tentunya dibantu oleh DPD," ujar Syahrul. [rus]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Panglima TNI Dipermalukan!

Panglima TNI Dipermalukan!

, 23 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Melihat Lebih Luas Konflik Semenanjung Korea
Bahas Wacana Densus Tipikor

Bahas Wacana Densus Tipikor

, 22 OKTOBER 2017 , 00:25:00

Wakil Ketua DPRD Banjamasin Diperiksa KPK

Wakil Ketua DPRD Banjamasin Diperiksa KPK

, 22 OKTOBER 2017 , 01:33:00

Rider Photo Challenge

Rider Photo Challenge

, 22 OKTOBER 2017 , 21:09:00