John Pieris: Posisi Tawar Kita Lemah Di Sektor Energi

DPD RI  SENIN, 08 MEI 2017 , 20:32:00 WIB | LAPORAN: HENDRY GINTING

RMOL. Kondisi pengelolaan energi di dalam negeri sudah melenceng dari pasal 33 UUD 1945. Kenyataan berbeda jauh dari perintah yang menyerukan bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya diperuntukkan meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

Pimpinan Kelompok DPD di MPR RI, John Pieris, mengakui ia sendiri kurang tahu di mana salah yang mengakibatkan situasi  di mana kekayaan alam dan energi nasional dikuasai perusahaan-perusahaan asing.

"Apakah karena kontrol yang menggendur, mungkin kesalahan kolektif atau  parlemen  yang tidak melaksanakan fungsi kontrol dengan baik terhadap  kedaulatan bumi, kedaulatan sumber daya alam yang harusnya kita kuasai, malah dikuasai perusahaan-perusahaan asing," kata Jhon Pieris pada diskusi Empat Pilar MPR bertema "Memaknai Pasal 33 UUD NKRI 1945" di Media Center DPR, Jakarta, Senin (8/5).

Dia mengatakan, Indonesia memang masih membutuhkan investor asing  dan tenaga ahli dalam mengelola kekayaan alamnya. Apalagi, membutuhkan modal besar dalam mengelola sumber daya alam. Namun, pada kenyataannya, perusahaan asing menguasai kekayaan alam Indonesia.

"Bargaining position dan bargaining power kita lemah," katanya.

Dia mencontohkan Blok Masela  yang kebetulan ada di daerah asalnya, Provinsi Maluku. Dua investor besar yakni Inpex dan Shell masuk. Dan ironisnya, ketika Pertamina mau masuk begitu sulit bahkan seperti mengemis.

"Seharusnya bumi, air  dan kekayaan-kekayaan dan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara. Di bawah negara adalah Pertamina yang mengelola Blok Masela. Kita tuntut itu. Setahu saya, pasal 33 UUD NKRI 1945 sudah gamblang mengamanatkan dan mengatur kedaulatan kekayaan alam kita," tegasnya. [ald]


Komentar Pembaca
Penembakan Kader Prabowo, Bukan Soal Politik!
Supir Angkot: Hak Kami Direbut Anies!

Supir Angkot: Hak Kami Direbut Anies!

, 22 JANUARI 2018 , 17:00:00

Pesawat Hercules TNI Angkut Bantuan Kemanusiaan Untuk Warga Asmat
Kang Emil Angkat Koper

Kang Emil Angkat Koper

, 20 JANUARI 2018 , 20:57:00

Pengerukan Kali Ciliwung

Pengerukan Kali Ciliwung

, 20 JANUARI 2018 , 17:31:00