Berita Politik

Telkom Indonesia
Ramadhan

Gubernur Yakin Perekonomian NTT Bersinar Seiring Kemajuan Pertanian

Kementerian Pertanian  JUM'AT, 21 APRIL 2017 , 01:36:00 WIB | LAPORAN: ELITHA TARIGAN

RMOL. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya bersyukur tingkat pertumbuhan ekonomi di daerahnya meningkat signifikan, yakni 5,18 persen.
Bahkan, capaian itu di atas rata-rata perolehan nasional sebesar 5,02 persen. Menurutnya, pencapaian ini tak lepas keberhasilan program pembangunan pertanian, yang digagas Kementerian Pertanian di bumi NTT.

"Sektor pertanian punya kontribusi besar. Semenjak ada Upsus (upaya khusus) Pajale (Padi, Jagung, Kedelai), sektor pertanian di NTT berkembang pesat," ujar dia disela-sela kegiatan Pekan Daerah (Peda) NTT, Kamis (20/4).

Frans mengungkapkan, masyarakat NTT sangat terbantu dengan gencarnya program Upsus Pajale. Terutama untuk komditi jagung. Di mana seperti diketahui, sejak Oktober 2016 hingga Maret 2017 lalu, Kementan mengintesifkan luas tanam jagung di sejumlah kawasan NTT sehingga tercatat NTT sebagai kontributor utama produksi jagung nasional.

"Imbasnya luar biasa. Ekonomi masyarakat meningkat, mereka terbantu," tambah dia.

Turut hadir dalam acara Peda di antaranya Staf Ahli Menteri bidang Infrastruktur, Ani Andayani, Danrem 161/Wirasakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa dan Bupati Nagekeo, Elias Djo.

Acara Peda sendiri berlangsung cukup meriah, memepersiapkan diri untuk Penas dalam unjuk kemajuan pertanian NTT, dimana Peda kali ini dihadiri lebih dari ribuan warga. Salah satu yang menarik adalah adanya parade alsintan yang terdiri dari traktor roda dua, roda empat, rice transplanter, serta combine harvester sebagai pertanda bahwa pertanian di NTT sudah dengan mekanisasi.

Dalam kesempatan itu, Ani Andayani yang juga selaku Penanggung Jawab Upsus Pajale NTT memberikan penghargaan kepada Gubernur NTT. Itu lantaran kontribusi mereka terhadap pengembangan jagung nasional.

"Kami juga berikan penghargaan kepada Danrem 161/wirasakti dan Kadistan prov NTT sebagai apresiasi telah mendukung Upsus Pajale di mana dalam periode yang sama, ada dua kabupaten yaitu Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Barat dan Dinas Pertanian Kabupaten Kupang telah mencapai lebih dari 100 persen dari target yang ditetapkan pemerintah," ungkap Ani.

Acara dilanjutkan dengan simbolis pemberian bantuan kepada poktan berupa alsintan, benih dan bibit sayuran dalam rangka penguatan program KRPL (kawasan rumah pangan lestari) kepada kelompok wanita tani.

Rembug tani diselenggarakan secara singkat menutup acara pembukaan Peda dan dilanjutkan dengan peninjauan stand 22 kabupaten/kota seNTT yang menampilkan produk unggulan masing-masing.

Sebagai informasi, Peda NTT diselenggarakan oleh KTNA (kontak tani nasional andalan) seluruh kabupaten/kota se-NTT sebagai persiapan  untuk mengikuti Pekan Nasional (Penas) di Aceh, Mei mendatang.

Kontingen NTT berencana akan mengirim sebanyak 400 orang lebih petani dan petugas untuk memahami kemajuan provinsi lain agar dapat  membawa NTT lebih bersinar lagi. [ian]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Polisi Temui Novel

Polisi Temui Novel

, 29 JUNI 2017 , 09:00:00

Bela HT, Ketua HMI Disemprot Kader

Bela HT, Ketua HMI Disemprot Kader

, 28 JUNI 2017 , 15:00:00

Luruskan Hasil Pertemuan Dengan Jokowi
Liburan di Monas

Liburan di Monas

, 27 JUNI 2017 , 19:32:00

Bermain Arum Jeram

Bermain Arum Jeram

, 27 JUNI 2017 , 18:30:00