Berita Politik

Telkom Indonesia
Ramadhan

Hidayat Nur Wahid: Media Barat Perlu Belajar Komunikasi Massa Dari Media Indonesia

MPR RI  KAMIS, 20 APRIL 2017 , 13:24:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

Hidayat Nur Wahid: Media Barat Perlu Belajar Komunikasi Massa Dari Media Indonesia

Hidayat Nur Wahid/RMOL

RMOL. Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nurwahid nampaknya geram atas pemberitaan media-media luar negeri yang menyebut kemenangan Anies Rasyid Baswedan - Sandiaga Uno sebagai kemenangan Islam radikalis.
"Menurut mereka itu adalah kemenangan radikalis atas kaum modernis. Saya bilang itu media barat perlu belajar demokrasi dari Indonesia, itu media barat perlu belajar komunikasi massa dari media Indonesia," ujarnya saat memberi ceramah dalam rangka Milad Yayasan Teratai Putih Global di Masjid Al-Muhajirin Teratai Putih Global, Jalan. Kampus Teratai Putih No. 1 Cimuning Mustikajaya Kota Bekasi, Kamis (20/4).

Ia menilai seluruh media yang ada di Indonesia, termasuk yang sekuler, dan dikuasai oleh bukan muslim pun tidak ada menjustifikasi seperti itu.

"Media Indonesia mengatakan berlangsung dengan aman, tertib, dan damai, semuanya harus menerima, tapi malah media barat malah ngaco. Saya bilang mereka harus belajar dari Indonesia, belajar demokrasi, belajar lagi tentang kode etik jurnalistik," tegasnya.

Justru, lanjut dia, kemenangan Anies-Sandi dalam Pilkada DKI Jakarta kemarin merupakan angin segar bagi bangsa Indonesia. Di mana di tengah keberagaman dan gejolak sebelum hari H, Pilkada Jakarta justru berlangsung aman dan tertib.

"Pilkada Jakarta memberikan harapan yang luar biasa bagi Indonesia. Sekalipun kemarin dunia barat mencibir negatif hasil Pilkada DKI yang kemarin," jelasnya.

Pria yang akrab disapa HNW ini pun mengajak semua pihak tetap menjaga keamanan dan ketertiban bangsa, sebagaimana yang diwariskan oleh para pendahulu.

"Dunia mengakui kedamaian Indonesia, yang terdiri dari 34 provinsi, ini adalah negeri yang beragam, ada lebih dari 17 ribu pulau, 2500 bahasa. Tapi kita semua tetap bersatu padu, tidak tercerai berai," jelasnya sembari mengatakan banyak negara yang iri akan hal itu.

"Berbanggalah menjadi bangsa Indonesia, karena kita mempunyai sebuah warisan yang luar biasa," tukasnya.[wid]


Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Djarot Membangkang Pada Ahok

Djarot Membangkang Pada Ahok

, 25 JULI 2017 , 23:00:00

Koalisi SBY-Prabowo Untuk 2019

Koalisi SBY-Prabowo Untuk 2019

, 25 JULI 2017 , 17:00:00

Hari Anak Di Waduk

Hari Anak Di Waduk

, 24 JULI 2017 , 03:56:00

Konpres Sesudah Bertemu Habibie

Konpres Sesudah Bertemu Habibie

, 25 JULI 2017 , 00:52:00

Bemo Roda Empat

Bemo Roda Empat

, 24 JULI 2017 , 20:10:00