Berita Politik

IndiHome Digital Home Experience
Ramadhan

MPR Kaji Peraturan Perundangan Di Rapat Pleno

MPR RI  SELASA, 18 APRIL 2017 , 19:26:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

MPR Kaji Peraturan Perundangan Di Rapat Pleno

RMOL

RMOL. Lembaga Pengkajian MPR RI menggelar Rapat Pleno ke-14 dengan bahasan utama soal peraturan perundangan yang tidak sesuai dengan pasal-pasal dalam bidang ekonomi menurut UUD 1945.
Rapat yang digelar di Ruang GBHN, Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Jakarta (Selasa, 18/4) yang dipimpin Ketua Lembaga Pengkajian Rully Chairul Azwar menampilkan tiga narasumber utama, yakni Ketua Badan Legislasi DPR Supratman Andi Agtas, Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Prof. Saiful Bachri, dan Ketua PBNU Bidang Hukum dan Advokat Hukum Konstitusi Robikin Emhas.

Para pakar hukum konstitusi tersebut satu persatu memaparkan pemikirannya seputar tema utama. Antara lain Supratman dalam paparannya mengatakan bahwa inti seluruh produk perundang-undangan harus berlandaskan pada Pasal 33 UUD 1945. Produk perundang-undangan yang berlandaskan kepada UUD adalah cita-cita bersama.

Namun, lanjut Supratman, ada hal-hal yang perlu dipahami bangsa Indonesia seputar proses pembentukan undang-undang yakni soal dua kekuatan besar yang mempengaruhi yaitu kekuatan nasionalis dan kekuatan asing melalui forum lobi.

"Dalam proses pembentukan Pasal 33 terutama pada saat amandemen yang lalu yang saya pahami ada semacam forum-forum lobi dari kekuatan-kekuatan besar tersebut. Sehingga memunculkan kompromi-kompromi dalam merumuskan Pasal 33 tersebut," jelasnya.

Diutarakan Supratman, pengaruh dua kekuatan besar dalam proses penyusunan sebuah rancangan undang-undang bukan hanya terjadi di masa lalu tapi sampai hari ini masih ada.  

"Saatnya kita kembali membentuk undang-undang yang berlandaskan konstitusi, seperti undang-undang yang menyangkut hidup orang banyak harus dikuasai negara. Itulah undang-undang yang berlandaskan konstitusi," tandasnya. [wah] 
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Tamparan Keras Untuk Jokowi

Tamparan Keras Untuk Jokowi

, 28 MEI 2017 , 21:00:00

Djarot Jangan Seperti Ahok

Djarot Jangan Seperti Ahok

, 28 MEI 2017 , 15:00:00

Penegasan Bhinneka Tunggal Ika

Penegasan Bhinneka Tunggal Ika

, 27 MEI 2017 , 00:42:00

Kecam Gugatan JICT

Kecam Gugatan JICT

, 28 MEI 2017 , 19:40:00

Jenguk Korban Bom

Jenguk Korban Bom

, 27 MEI 2017 , 03:11:00