Hanura

Makrifat Pagi

Rumah Kaca  SENIN, 03 APRIL 2017 , 08:26:00 WIB | OLEH: YUDI LATIF

SAUDARAKU, marilah menyambut pagi seperti bening embun
Melebur dengan alam, menyegarkannya, dan memuai menembus langit makrifat

Kita pun menyatu dengan Tuhan, menguapi ulu jiwa dengan sembahyang, karena hati yang kering merapuhkan langkah; mudah roboh diterjang angin tekanan dan cobaan

Sapalah pagi dengan senyuman
Kemurungan mengurung jiwa dalam selimut kemelut; tak kuasa melihat pijar sinar harapan

Mulailah hari dengan nyanyian
Keluhan dan cacian mengasapi langit jiwa dengan kabut kecemasan dan permusuhan;  tak  sepertu burung yang merayakan sinar mentari dengan kicau keriangan

Melangkahlah dengan rendah hati seraya penuh pengharapan
Keangkuhan menyempitkan horison penglihatan

Pesimisme melemahkan daya juang
Tanpa optmisme, hari-hari kita lalui tanpa dapat dimenangkan

Yudi Latif
Jakarta, 3 April 2017

Komentar Pembaca
Kisah Sepatu Usang Di Sudut Gudang
Kontemplasi Idul Fitri

Kontemplasi Idul Fitri

JUM'AT, 15 JUNI 2018

THR: Tanda Hati Rindu

THR: Tanda Hati Rindu

RABU, 06 JUNI 2018

Perjuangan Terakhir

Perjuangan Terakhir

MINGGU, 20 MEI 2018

<i>Presiden Luar Negeri</i>

Presiden Luar Negeri

SENIN, 16 APRIL 2018

Puisi Sungguh Merakyat

Puisi Sungguh Merakyat

SELASA, 10 APRIL 2018

Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

, 22 JUNI 2018 , 11:00:00

Rachmawati: Ada Deal Politik Di SP3 Kasus Sukma
Laporkan Penganiayaan Oleh Dewan PDIP

Laporkan Penganiayaan Oleh Dewan PDIP

, 21 JUNI 2018 , 14:53:00

Jenguk Abuya Saifuddin Amsir

Jenguk Abuya Saifuddin Amsir

, 20 JUNI 2018 , 18:51:00

Antre Di Tol Fungsional

Antre Di Tol Fungsional

, 19 JUNI 2018 , 06:58:00