Rita Widyasari

BWF WORLD CHAMPIONSHIPS 2015

Menpora Ngarep Indonesia Juara Dunia di HUT ke 70

Kemenpora  SENIN, 10 AGUSTUS 2015 , 17:53:00 WIB | LAPORAN: SAMRUT LELLOLSIMA

Menpora Ngarep Indonesia Juara Dunia di HUT ke 70
RMOL. Untuk kali ketiga setelah 1980 dan 1989, Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis (BWF World Championships 2015). Pada perhelatan yang digelar di Istora Senayan Jakarta pada 10-16 Agustus 2015 ini, Menpora Imam Nahrawi berharap para pebulutangkis Indonesia bisa mempersembahkan gelar, sehingga menjadi kado istimewa menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-70.

"Pada kejuaraan dunia tahun lalu di Kopenhagen Denmark, para pebulutangkis Indonesia tidak berhasil membawa pulang gelar juara dunia. Berlaga di depan publik sendiri dan dalam nuansa menjelang peringatan HUT Kemederkaan ke-70, semoga menambah semangat para pebulutangkis nasional untuk bisa mempersembahkan gelar,” ujar Menpora mengomentari gelaran BWF World Championships 2015 yang mulai bergulir hari ini (Senin, 10/8) di Istora Senayan Jakarta.

Cak Imam berharap, laskar Cipayung paling tidak bisa mengulang sukses seperti pada Kejuaraan Dunia 2013 di Ghuangzou yakni dengan merebut dua gelar juara dunia. "Gelar juara dunia kali juga bisa menjadi penawar terhadap kegagalan meraih gelar di ajang Indonesia Open 2015 di tempat yang sama beberapa bulan lalu. Apalagi, ajang penting ini juga merupakan salah satu event kualifikasi Olimpiade 2016, kita doakan para pemain meraih hasil maksimal,” tambah Menpora.

Seperti diketahui, Indonesia menurunkan para pemain terbaik di ajang BWF World Championships 2015. Termasuk dua ganda yang meraih gelar Juara Dunia 2013 namun absen di Kejuaraan Dunia 2014, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Bersama ganda putri juara Asian Games 2014, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari dan peraih perunggu tunggal putra BWF World Championships 2013 Tommy Sugiarto, mereka akan memimpin para pemain Merah Putih menghadapi ketangguhan para pemain luar yang juga berburu gelar juara dunia di Istora.

"Kepada para pecinta bulutangkis di Tanah Air, mari padati Istora untuk membakar semangat juang para pebulutangkis nasional. Semoga momen saat menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis  1980 terulang. Saat itu merupakan momen yang dahsyat karena Indonesia mendominasi dengan merebut empat gelar, momen yang belum pernah terulang lagi hingga saat ini,” tutur Cak Imam, sapaan akrab Menpora.

Namun, Politisi PKB ini juga menyadari bahwa peta persaingan bulu tangkis dunia saat ini sudah semakin merata. Sehingga para pemain nasional diminta untuk tetap waspada dan tidak meremehkan lawan. Agar jangan sampai gagal meraih gelar saat menjadi tumah seperti yang terjadi pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 1989, kembali terjadi. [sam]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Kesehatan Setnov Belum Stabil

Kesehatan Setnov Belum Stabil

, 22 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

Rizieq Pulang, Polisi Tunggu Di Bandara

Rizieq Pulang, Polisi Tunggu Di Bandara

, 21 SEPTEMBER 2017 , 21:00:00

Unpad-RMOL dalam Kerangka Pentahelix

Unpad-RMOL dalam Kerangka Pentahelix

, 20 SEPTEMBER 2017 , 14:10:00

Bijak Menggunakan Internet

Bijak Menggunakan Internet

, 20 SEPTEMBER 2017 , 15:23:00

Apresiasi Keterbukaan Informasi Bank DKI

Apresiasi Keterbukaan Informasi Bank DKI

, 20 SEPTEMBER 2017 , 05:05:00