Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Ketua DPR: Pemerintah Berhasil Citrakan Wajah Indonesia Cinta Damai

DPR RI / MINGGU, 10 JUNI 2018 , 03:15:00

Ketua DPR: Pemerintah Berhasil Citrakan Wajah Indonesia Cinta Damai

Bamsoet/Net

RMOL. Keanggotaan Indonesia di Dewan Keamanan PBB bukan sebatas torehan prestasi pemerintah di panggung internasional. Tetapi juga keberhasilan pemerintah, dalam hal ini Menlu Retno dan para diplomat RI, mencitrakan kepada dunia tentang wajah dan kepribadian bangsa Indonesia yang sesungguhnya.

“Sejarah peradaban mencatat bahwa Indonesia selalu menampilkan wajah dan citra bangsa yang cinta damai. Karena itulah Indonesia selalu bersedia berperan aktif menjaga perdamaian dunia, sejalan dengan kebijakan politik luar negeri yang bebas aktif itu,” jelasnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (9/6).

Indonesia, sambung Bambang, sudah tiga kali menjadi anggota tidak tetap DK PBB. Keanggotaan terakhir pada periode tahun 2007-2008. Satu dasawarsa kemudian, Indonesia mendapatkan lagi kepercayaan atau amanah itu dari komunitas internasional.

“DPR RI menilai, betapa komunitas internasional sangat memercayai peran dan komitmen Indonesia menjaga perdamaian dunia,” sambungnya.

Bamsoet, begitu ia disapa, mengapresiasi kinerja Menlu Retno dan para diplomat RI yang telah menunjukan konsistensi kerja keras mereka. Mulai dari tahap pencalonan di tahun 2016, periode kampanye dan lobi-lobi dengan semua negara sahabat. 

“Menlu Retno telah mempresentasikan empat fokus Indonesia untuk keanggotaan di DK PBB tahun mendatang. Upaya untuk mewujudkan perdamaian di Palestina pun masuk dalam agenda diplomasi Indonesia,” tukasnya.

Sidang majelis Umum PBB, Jumat (8/6) di New York,Amerika Serikat menetapkan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB periode 2019-2020 mewakili Asia-Pasifik. Indonesia menggantikan Kazakhstan yang masa keanggotaannya akan berakhir 31 Desember 2018. Indonesia meraih 144 suara dukungan atau melebihi 2/3 suara dari total 190 negara anggota PBB yang hadir. [ian]

Komentar Pembaca
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)