Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Bamsoet: Kerja Sama Polri-DPR Sudah Berjalan Baik

DPR RI / JUM'AT, 08 JUNI 2018 , 04:41:00

Bamsoet: Kerja Sama Polri-DPR Sudah Berjalan Baik

Bamsoet/Net

RMOL. Kerja sama DPR dan Polri selama ini sudah berjalan baik. Namun, untuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang lebih baik, tetap diperlukan peningkatan kerja sama antara dua lembaga ini.
Demikian disampaikan Ketua DPR Bambang Soesatyo saat memberikan kuliah umum tentang “Strategi Kerja Sama Legislatif dan Polri dalam Harkamtibnas" di Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-58 Tahun 2018, di Bandung, Kamis (7/6).

“Sebagai orang yang pernah memimpin Komisi III, yang Polri menjadi salah satu mitra kerjanya, saya merasakan betul kerja sama DPR dengan Polri selama ini terus terjalin dengan baik. DPR dalam melakukan fungsinya sebagai wakil rakyat banyak mendapatkan dukungan dari Polri. Sebaliknya, Polri dalam menjalankan fungsinya juga diawasi dan mendapatkan dukungan DPR,” papar politisi yang akrab disapa Bamsoet ini.

Menurut Bamsoet, selama ini sinegisitas DPR dan Polri telah berjalan baik. Dalam fungsi legislasi, DPR berupaya membuat Undang-Undang yang mempermudah Polri menjalankan tugas.

Contohnya, pada pengesahan UU Terorisme yang baru. Dengan UU ini, Polri punya tambahan waktu dalam proses penyidikan dan penyelidikan kasus terorisme.

Contoh lainnya, DPR memasukkan revisi UU Kepolisian dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2015-2019. Usulan revisi tersebut berdasarkan pemikiran bahwa pelaksanaan fungsi Polri di lapangan masih menghadapi banyak hambatan dan masalah.

Antara lain dari sisi kemampuan dan kualitas sumber daya manusia, kinerja, profesionalitas, penegakan hukum yang berperspektif hak asasi manusia, aspek transparansi, dan akuntabilitas kelembagaan.

Dari sisi pengawasan, tambah Bamsoet, DPR senantiasa memantau setiap kegiatan Polri, khususnya dalam pelaksanaan pemeliharaan ketertiban masyarakat.

“Sebagai contoh, isu miras oplosan yang akhir-akhir ini mencemaskan masyarakat. DPR mendorong Polri dan BPOM untuk mengawasi penjualan minuman maupun bahan-bahan campuran yang biasa digunakan dalam miras oplosan. DPR juga meminta Polri menindak tegas pelaku pengoplos, penjual, dan pemakai sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," paparnya.

Tak lupa, DPR juga memberikan apresiasi tinggi atas terciptanya sinergi antara Polri dan aparat keamanan lainnya.

“Sebagai contoh, Nota Kesepahaman antara Polri dan TNI Nomor B/2/2018 dan Nomor Kerma/2/I/2018 yang ditandatangani Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Nota kesepahaman tersebut dilakukan untuk menyongsong tiga kegiatan besar yang akan berlangsung dalam 2018 di Indonesia, yaitu Pilkada, Asian Games, dan Pertemuan World Bank yang akan dilaksanakan di Bali," tutur Bamsoet. [ian]


Komentar Pembaca
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)