Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Infrastruktur Dan Angkutan Bali Siap Hadapi Mudik Lebaran 2018

DPR RI / RABU, 06 JUNI 2018 , 09:49:00

Infrastruktur Dan Angkutan Bali Siap Hadapi Mudik Lebaran 2018

Anton Sukartono Suratto/Humas DPR

RMOL. Semua lini yang berkaitan dengan infrastruktur dan angkutan di Bali, dinilai siap menghadapi arus mudik Lebaran 2018.
"Alhamdulillah kami rekomendasikan. Semua lini baik dari kepolisian, Dirjen Perhubungan Laut dan Udara, Angkasa Pura, ASDP, Basarnas, BMKG, Airnav, siap menampung angkutan yang akan datang ke Bali," kata Wakil Ketua Komisi V DPR, Anton Sukartono Suratto saat memimpin pertemuan tim kunjungan kerja Komisi V dengan seluruh mitra kerjanya, di Denpasar, Bali, pekan lalu.

Politisi Partai Demokrat itu menambahkan, kesiapan juga terlihat dari infrastruktur jalan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah mempersiapkan infraruktur jalan. Lubang-lubang di jalan hingga marka jalan akan diperbaiki semua.

"Angkasa Pura 1 juga siap menghadapi lonjakan penumpang yang akan datang ke Bali, karena juga akan ada penambahan kuota untuk airline. Jadi kita mengecek apakah semuanya siap, dan Alhamdulillah dikatakan semuanya siap," apresiasi politisi dapil Jawa Barat itu.

Dalam kesempatan yang sama, anggota Komisi V DPR, Ade Rezki Pratama mengatakan, Bali bukan hanya tujuan mudik dari Bali ke Pulau Jawa atau luar Provinsi Bali, tetapi juga menjadi tujuan liburan mudik.

"Oleh karena itu, paparan-paparan dari bapak-bapak sekalian, secara teknis kami tentunya sangat menghargai semua dan kami juga kembalikan kepada bapak sekalian yang telah membuat rencana strategis dalam menghadapi ketupat agung di Provinsi Bali ini. Tentunya pengawasan juga bapak sendiri yang akan melakukannya," jelas politisi Partai Gerindra ini.

Sebelumnya dalam pertemuan, seluruh mitra kerja Komisi V DPR menyatakan kesiapannya dalam menghadapi mudik Lebaran 2018 mendatang, khususnya untuk Bali. Langkah-langkah strategis untuk kesiapan sarana dan prasarana infrastruktur dan angkutan tengah dilakukan. Tim Posko Terpadu mudik yang terdiri dari sejumlah instansi telah dibentuk.

Manajemen Angkasa Pura I dalam paparannya menjelaskan, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada periode Lebaran 2018 ini berencana membuat ekstra flight.

Penambahan terdiri dari delapan airlines, 12 rute penerbangan, jumlah MOV Aircraft Extra Flight dengan total 740 movement aircraft terdiri dari 370 DEP dan 370 ARR. Estimasi kenaikan periode Lebaran 2018 sebesar 10 persen.

Kunjungan kerja ini juga diikuti sejumlah Anggota Komisi V DPR, diantaranya Yoseph Umarhadi (F-PDI Perjuangan), Sudjadi (F-PDI Perjuangan), Ridwan Bae (F-PG), Ida Bagus Puti Sukarta (F-Gerindra), Novita Wijayanti (F-Gerindra), Hartanto Edhi Wibowo (F-PD), Nurhasan Zaidi (F-PKS), Nurhayati (F-PPP), Syarief Abdullah Alkadrie (F-NasDem), Soehartono (F-NasDem), dan Lalu Gede Syamsul Mujahidin (F-Hanura). [wid/***]



Komentar Pembaca
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)