Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

​HIPMI Harus Cetak Pengusaha Muda Kampiun Revolusi Industri 4.1

DPR RI / SABTU, 14 APRIL 2018 , 07:58:00

​HIPMI Harus Cetak Pengusaha Muda Kampiun Revolusi Industri 4.1

Foto: Istimewa

RMOL. Kalangan muda punya peran strategis dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. Karena itu, kaum muda Indonesia, khususnya yang berprofesi sebagai pengusaha, bisa adaptif dan pintar memanfaatkan kesempatan.
Demikian disampaikan Ketua DPR Bambang Soesatyo.  Bambang menyampaikan hal itu setelah hadir dalam Diklatda Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (HIPMI JAYA) di Jakarta. Acara itu juga dihadiri  Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Kadin Rosan P Roeslani, serta pengusaha Erick Thohir dan Erwin Aksa.

Dalam kesempatan itu Bamsoet memaparkan, sejumlah hal mengenai Revolusi Industri 4.0. Di antaranya kecerdasan buatan, superkomputer, teknologi nano, mobil otomatis, inovasi, dan perubahan yang terjadi dalam kecepatan eksponensial.

"Kondisi itu punya efek sekaligus peluang. Meskipun akan banyak usaha yang berjatuhan dan lapangan pekerjaan yang hilang akibat otomatisasi, pengusaha dan bentuk usaha baru juga dapat dipastikan akan bermunculan," kata Bamsoet dalam keterangannya (Sabtu, 14/4).

Lebih lanjut Bamsoet mengatakan, pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla melalui Kementerian Perindustrian sudah bergerak dinamis merespons kecepatan perubahan dalam revolusi industri saat ini. Bahkan Kemenperin di bawah Menteri Airlangga juga sudah mengeluarkan empat langkah strategis.

Kebijakan Kemenperin yang pertama adalah mendorong angkatan kerja di Indonesia terus meningkatkan kemampuan dan keterampilannya dalam menggunakan teknologi internet. Kedua, pemanfaatan teknologi digital untuk memacu produktivitas dan daya saing.

Ketiga, mendorong pemanfaatan teknologi digital yang lebih optimal dalam perindustrian nasional. Keempat, mendorong  inovasi teknologi melalui pengembangan perusahaan rintisan atau start-up.

"Kita sangat mengapresiasi langkah ini," tutur Bamsoet. [mel]

Komentar Pembaca
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)