Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Dewan Minta Polda Maluku Minimalisir Kejahatan Narkoba Dan Asusila

DPR RI / JUM'AT, 11 AGUSTUS 2017 , 10:23:00

Dewan Minta Polda Maluku Minimalisir Kejahatan Narkoba Dan Asusila

Foto/Net

RMOL. Tim Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi III DPR ke Polda Maluku mempertanyakan maraknya peredaran nakorba di daerah itu. Pasalnya, Maluku menempati peringkat ke 7 dari 34 provinsi di Indonesia dalam kasus peredaran narkotika.
Selain kasus narkotika, kejahatan asusila di Maluku juga menjadi sorotan Komisi Hukum DPR ini.

"Kami ingin mengetahui sejauh mana Kepolisan Daerah Maluku mengatasi peredaran narkotika dan kejahatan asusila yang terjadi di Maluku," kata Ketua Tim Kunker yang juga Wakil Ketua Komisi III, Desmond Junaidi Mahesa saat pertemuan dengan Kapolda Maluku Irjen Pol Deden Juhara dan jajarannya, di Ambon, beberapa hari lalu.

Ia menjelaskan, Maluku adalah daerah kepulauan dan berbatasan langsung dengan negara luar. Dengan letak geografis seperti itu rentan sekali barang seperti narkoba masuk ke Provinsi Maluku.

"Untuk itu Komisi III DPR RI meminta Kepolisian Daerah Maluku untuk memperketat pengawasan dan melakukan operasi pemberantasan narkoba di wilayah Polda Maluku," tegas Dosmontd.

Dalam kesemoatan tersebut, Kapolda Maluku menyatakan bahwa di Maluku ternyata tidak hanya kasus kejahatan narkotika yang dominan. Kasus kejahatan tindakan asusila juga cukup banyak. Hal ini disebabkan karena budaya minum-minuman beralkohol masyarakat Maluku yang sering mengakibatkan tindakan kriminal.

Menanggapi hal ini, Desmon menyatakan keprihatinannya. Ia berharap Polda Maluku dan jajarannya bekerjasama dengan pimpinan masyarakt mulai dari tingkat RT/RW maupun lurah, camat serta bupati dan gubernur untuk mencari solusi, agar masyarakat tidak melakukan kejahatan tersebut. [rus]

Komentar Pembaca
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)