Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Apartemen Untuk Anggota DPR RI, Fadli Zon: Itu Masih Wacana

DPR RI / JUM'AT, 11 AGUSTUS 2017 , 02:20:00

Apartemen Untuk Anggota DPR RI, Fadli Zon: Itu Masih Wacana
RMOL. Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengatakan pembangunan kawasan parlemen di Senayan, masuk dalam usulan anggaran DPR RI untuk tahun 2018.
"Kalau tidak salah ada usulan itu," katanya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/8).

Salah satu usulan yang berkembang saat ini adalah pembangunan apartemen untuk Anggota DPR RI di Taman Ria Senayan. Tujuannya untuk menghindari para politisi Senayan terkeca macet saat akan menghadiri rapat.

Fadli Zon setuju dengan wacana itu.

"Saya sih bagus misalnya itu bisa terealisasi. Karena lebih bagus anggota DPR, ini kan masih wacana, misalnya ke Gedung DPR ini jalan kaki lah. Dan ada lahan sekretariat negara di situ daripada dibangun mall atau tempat-tempat. Itu kan lahan negara," ujarnya.

Diketahui selama ini, 560 anggota kebanyakan tinggal di Kompleks Rumah Jabatan Anggota DPR RI di Kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Fadli Zon mengatakan, jika dibandingkan dengan biaya perawatan disana, perawatan apartemen untuk Anggota DPR RI tentu akan lebih ringan biayanya.

"Bisa lebih efisien dari maintenance juga untuk rumah-rumah jabatan termasuk di Kalibata luar biasa mahalnya. Bisa lebih murah kalau dibangun di sini semacam apartemen tinggi itu pernah kita diskusikan. Rumah susun lah ya, yang layak tentu saja. Kan itu cuma dipinjamkan selama masa dinas," jelasnya.

Selama ini, rumah jabatan Anggota DPR RI di kawasan Kalibata banyak yang tidak ditinggali. Bahkan ada beberapa rumah digunakan oleh bukan orang yang seharusnya.

Soal itu, Fadli Zon bilang karena kejauhan dan terlalu macet.

"Di Kalibata soalnya ada yang sudah punya rumah di Jakarta atau mereka merasa kejauhan kemudian dia sewa dan ditempatkan tenaga ahlinya atau apa. Tapi setahu saya cukup banyak anggota yang menempati di Kalibata. Cuma itu tadi, maintenance untuk rumahnya, tingkat kemacetan. Kalau bisa di sini ideal," urainya.

"Tapi sekali lagi ini masih wacana yang sangat mentah lah. Harus didiskusikan tapi pernah jadi diskusi berkali-kali," demikian Fadli Zon. [zul]

Komentar Pembaca
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)