Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Umar Arsal Dorong Pembangunan Di Dapil

DPR RI / MINGGU, 06 AGUSTUS 2017 , 15:12:00

Umar Arsal Dorong Pembangunan Di Dapil

Umar Arsal/Net

RMOL. Berbagai upaya dilakukan oleh anggota DPR RI asal Sulawesi Tenggara Umar Arsal. Di antaranya memastikan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat dan pembagunan lainnya.
Seperti halnya dilakukan anggota Komisi V tersebut dengan terus mendorong dan memantau pembangunan Bendungan Landongi di Kabupaten Kolaka Timur, Sulteng.

"Sudah menjadi tugas dan kewajiban saya selaku anggota DPR RI memastikan pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah. Apalagi pembangunan tersebut ada di wilayah daerah pemilihan saya, jadi perlu kita dorong agar bisa berjalan dengan baik," jelas Umar Arsal dalam keterangannya.

Dikatakan ketua Divisi Bantuan Bencana Dan Darurat DPP Partai Demokrat tersebut bahwa Satker Penanggung Jawab Pembangunan Bendungan Ladongi di Kabupaten Kolaka Timur, Sultra diminta melibatkan masyarakat dan pengusaha lokal dalam proses pembangunan multiyears yang menggunakan dana APBN 2017 senilai Rp 844 miliar lebih.

"Kita minta anggaran negara harus benar berjalan dengan baik dan efektif. Agar masyarakat bisa merasakan hasilnya," kata Umar Arsal.

Dia menjelaskan, pembangunan Bendungan Ladongi merupakan yang terbesar dan satu-satunya di Sultra sudah diperjuangkan sejak 2013 lalu, namun baru saat ini terealisasi.

"Saya minta satker pembangunan bendungan agar memperhatikan keterlibatan masyarakat lokal dalam rangka pemberdayaan dan mengurangi angka pengangguran," ujar Umar Arsal.

Sementara itu, Kepala Satker Bendungan Ladongi Wiwin Andoro menjelaskan, realisasi pembangunan bendungan tersebut baru mencapai 8,7 persen, dengan target penyelesaian hingga tahun 2020. Namun, pihak Hutama Karya dan Bumi Karsa berjanji akan menyelesaikannya lebih cepat hingga 2019.

Wiwin menambahkan, tahapan teknis penganggaran pembangunan bendungan yakni tahun 2016 sejumlah Rp 20 Miliar, tahun 2017 sebesar Rp 155 Miliar lebih, tahun 2018 Rp 259 Miliar lebih, tahun 2019 mencapai Rp 303 Miliar lebih dan tahun 2020 mencapai Rp 126 Miliar lebih.

Bendungan Ladongi akan dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan irigasi seluas 3.604 Ha, dengan jumlah petani yang mendapat manfaat 2.426 jiwa. selain itu juga dimanfaatkan untuk pemenuhan air baku, PLTA, pengendalian bencana banjir dan obyek wisata. [ian]

Komentar Pembaca
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)