Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Pimpinan DPR Terima Usulan Tindaklanjut Kasus JICT

DPR RI / SELASA, 20 JUNI 2017 , 06:55:00

Pimpinan DPR Terima Usulan Tindaklanjut Kasus JICT

Fadli Zon/Net

RMOL. Pimpinan DPR menerima dokumen bukti-bukti dugaan perbuatan melawan hukum dalam kasus perpanjangan kontrak Jakarta International Container Terminal (JICT).
Dokumen tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Serikat Pekerja JICT Nova Sofyan Hakim kepada Wakil Ketua DPR Fadli Zon di ruang kerja Fadli, Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (19/6).

"Dengan ini kami sampaikan usulan terkait tindaklanjut kasus perpanjangan kontrak JICT," tegas Nova.

Terkait rincian dokumen tersebut, terang Nova, kasus JICT layak ditingkatkan ke penyidikan karena telah memenuhi unsur perbuatan melawan hukum.

Selain itu, pihak serikat pekerja mengusulkan agar kontrak JICT dengan Hutchison Hong Kong tidak diperpanjang.

"Tujuannya, untuk mewujudkan visi kemandirian nasional," tutur Nova.

Untuk tindaklanjut penyidikan kasus JICT, lanjutnya perlu diketahui alasan PT. Pelindo II yang bersikeras memperpanjang kontrak 5 tahun, sebelum privatisasi berakhir.

Sampai saat ini Pelindo II, serta Hutchison masih bersikeras menjalankan termin-termin perpanjangan kontrak JICT.

Padahal, menurut bukti-bukti yang ada, ditambah hasil audit investigatif BPK, perpanjangan kontrak JICT cacat hukum dan merugikan negara Rp 4,08 triliun.

Nova juga mendorong agar Pansus Pelindo II DPR tidak berhenti hanya pada kasus Perpanjangan JICT.

"Selain kasus JICT, ada persoalan lain terkait global bond, Perpanjangan TPK Koja yang dilakukan tanpa valuasi dan pembangunan pelabuhan Kalibaru," ujar Nova.

Menanggapi usulan tersebut, Fadli mengatakan, Pimpinan DPR akan menindaklanjutinya kepada pihak-pihak terkait termasuk pemerintah.

"Yang jelas ini akan kami teruskan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan tentu akan didorong juga ke Pemerintah," timpal Fadli. [rus]


Komentar Pembaca
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)