Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Legislator Ajak Masyarakat Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

DPR RI / SENIN, 12 JUNI 2017 , 14:54:00

Legislator Ajak Masyarakat Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Ahmad Zainuddin/Dok

RMOL. Belum banyak masyarakat yang mengetahui bahwa dapat menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan secara mandiri.
"Yang banyak dipahami masyarakat, BPJS Ketenagakerjaan untuk mereka yang bekerja di perusahaan sebagai buruh atau karyawan, atau pegawai pemerintah. Padahal pekerja informal seperti pedagang pasar atau asisten rumah tangga, juga bisa mendapat jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan," ujar anggota Komisi IX DPR, Ahmad Zainuddin  saat memberi sosialisasi di Aula Robbani, Pulogadung, Jakarta Timur.

Zainuddin memaklumi, masyarakat lebih mengenal jaminan kesehatan pemerintah melalui BPJS Kesehatan. Padahal lanjut dia, program jaminan sosial dari pemerintah terbagi dua yaitu BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Melalui kepesertaan di BPJS Ketenagakerjaan, menurut politisi PKS ini, masyarakat mendapat asuransi jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

"Karena itu saya mengajak masyarakat juga ikut menjadi peserta program BPJS Ketenagakerjaan ini. Insya Allah ada manfaatnya. Iurannya juga cukup ringan Rp 16 ribu sebulan," jelas Zainuddin.

Dia mengatakan, masyarakat belum maksimal dalam memanfaatkan fasilitas program pemerintah ini karena minimnya sosialisasi. Hingga November 2016, jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan sekitar 47 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, peserta pekerja BPU (bukan penerima upah) atau mandiri hanya sebesar 912 ribu orang atau sekitar 1,9 persen.

"Para pedagang di pasar, sopir angkot, asisten rumah tangga ataupun pekerja lepas sebaiknya maanfaatkan ini. Karena ada risiko dalam bekerja yang perlu diantisipasi, ketika tidak dapat dicover oleh BPJS Kesehatan. BPJS Ketenagakerjaan ini sebenarnya melengkapi," jelas Zainuddin.[wid]



Komentar Pembaca
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)