Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Novanto Ajak Warga DKI Jauhi Aksi Provokatif Selama Masa Tenang

DPR RI / MINGGU, 16 APRIL 2017 , 17:18:00

Novanto Ajak Warga DKI Jauhi Aksi Provokatif Selama Masa Tenang

Setya Novanto/Net

RMOL. Tahapan penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta Putaran Ke-2 telah memasuki masa tenang. Untuk itu, Ketua DPR Setya Novanto meminta agar berbagai simbol dan atribut kampanye secara terbuka harus dihentikan.
Sesuai aturan, kata dia, berbagai aktivitas kampanye juga tidak lagi boleh menghiasi publik. Semua ide dan gagasan yang selama ini menjadi perbincangan sekaligus polemik, harus diserahkan kepada rakyat untuk kemudian dipertimbangkan sebagai bahan menentukan pilihan.

"Saya meyakini, suasana demokrasi telah membawa kita semakin dewasa dan matang dalam menghadapi sekaligus menjalani momentum kontestasi Pilkada DKI Jakarta," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (16/4).

"Meski diwarnai hiruk-pikuk yang menguras energi selama perhelatan pesta demokrasi akbar ini, Jakarta sebagai ibukota dan miniatur Indonesia yang di dalamnya terdapat keberagaman, ribuan komponen anak bangsa dari Sabang sampai Merauke, tetap bersatu dan menjaga kesatuan," sambungnya.

Menurutnya, seluruh elemen yang berkepentingan dengan pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta berkualitas ini, telah bekerja dengan baik. Pihak penyelenggara maupun aparat keamanan serta seluruh simpatisan menunjukkan sikap arif dan bijak dalam memosisikan diri mereka masing-masing.

Masa tenang adalah masa yang baik untuk dijadikan sebagai momentum untuk merenungkan berbagai ide dan gagasan para calon.

"Tentu saja, semuanya telah melahirkan pemikiran yang terbaik untuk Jakarta masa depan. Untuk Jakarta yang terbaik bagi seluruh rakyat yang menghuninya. Untuk Jakarta yang lebih strategis dan membanggakan bagi seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.

Untuk itu ia mengajak masyarakat DKI untuk memanfaatkan masa tenang kali ini dengan baik. Salah satunya dengan menghindari manuver-manuver yang kontradiktif, agar pelaksanaan Pilkada nanti dapat berjalan baik dan berkualitas. Termasuk menggunakan masa tenang kali ini dengan arif dan bijak dengan menghindari aksi-aksi provokatif yang dapat memancing suasana yang tidak kondusif.

"Sebab bagaimanapun, Pilkada DKI adalah milik seluruh warga DKI Jakarta, bukan milik kelompok atau golongan tertentu. Karena itu, keberhasilan Pilkada DKI Putaran Kedua adalah keberhasilan kita bersama. Siapapun yang terpilih adalah pilihan rakyat. Rakyatlah yang akan keluar sebagai pemenang kontestasi di alam demokrasi," pungkasnya. [ian]

Komentar Pembaca
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)